Pandemi Covid 19 (Corona Virus Disease) yang melanda dunia tidak terkecuali Indonesia termasuk dunia pendidikan mengharuskan segala aktivitas tatap muka berubah menjadi daring/online guna mengantisipasi penyebaran virus tersebut. Lembaga pendidikan dituntut untuk melakukan inovasi dalam proses belajar mengajar, salah satunya dengan melakukan pembelajaran secara online. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui metode pembelajaran daring apa saja yang sering digunakan oleh guru mata pelajaran IPS SMP Negeri dan MTs Negeri selama proses belajar mengajar secara online, untuk mengetahui kemampuan guru IPS SMP Negeri dan MTs Negeri dalam menggunakan metode pembelajaran daring secara inovatif, untuk mengetahui dampak-dampak apa saja yang terjadi selama proses penggunaaan metode pembelajaran daring berlangsung. Data dikumpulkan melalui wawancara, observasi lapangan dan dokumentasi. Teknik analisis data yang dipakai adalah deskriptif kualitatif, penelitian menggunakan studi kasus dengan subjek penelitiannya SMP Negeri 1 Kotabaru, SMP Negeri 2 Kotabaru, MTs Negeri 1 Kotabaru dan MTs Negeri 2 Kotabaru. Hasil Penelitian menjelaskan : 1) Dalam pembelajaran daring/online banyak digunakan sebagai media berupa aplikasi yang ada di HP android yaitu Whatcapp, Google meet, Zoom meeting, Google classroom, Google Form dan Youtube, 2) Kendala yang dihadapi adalah dari kemampuan financial anak dan orang tua untuk membeli HP android dan juga kouta jaringan internet, 3) Membandingkan Pembelajaran Tatap Muka (PTM) dengan daring jauh lebih efektif dan efisien
Copyrights © 2022