Ruang publik dewasa ini telah berekspansi sedemikian rupa mengikuti kemajuan teknologi. Salah satu anak kandung dari kemajuan teknologi adalah dunia digital. Tawaran pengajaran dan pembelajaran melalui media digital merupakan sesuatu yang mau tidak mau harus kita terima seperti kemudahan, fleksibelitas, jangkauan audiens, dan sebagainya. Mahasiswa adalah salah satu kelompok yang paling sering menggunakan media digital namun kadang terjebak dengan kemegahan otoritas ini. Tontonan mahasiswa seringkali tidak tersaring dengan cukup baik. Penelitian ini berupaya untuk melihat Bagaimana Pandangan Mahasiswa STIT Darul Ulum Kotabaru terhadap konten media pendidikan Islam populer? Bagaimana Resepsi Mahasiswa STIT Darul Ulum Kotabaru terhadap konten animasi pendidikan islami Nussa Official dengan tema Toleransi, Marah, dan Bukan Mahram? Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana mahasiswa Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah Darul Ulum Kotabaru meresepsi berbagai konten animasi pendidikan Islam di media digital. Hasil penelitian ini diharapkan dapat memberikan gambaran pemahaman dan pemaknaan mahasiswa Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah Darul Ulum Kotabaru terkait konten animasi pendidikan Islam di media digital. Pendekatan yang digunakan dalam peneltian ini adalah pendakatan penelitian kualitatif-deskriptif. Hasil peneltian ini menempatkan mahasiswa STIT Darul Ulum Kotabaru dalam kategori yang dibuat Stuart Hall, meliputi tipologi Dominant-hegemonic Audiens, Oppositional audiens, dan Negotiating Audiens terhadap konten-konten yang menjadi pilihan dalam penelitian
Copyrights © 2023