Stunting merupakan kondisi gagal tumbuh pada anak balita akibat kekurangan gizi kronis terutama pada 1000 HPK atau Hari Pertama Kehidupan. Di Indonesia, prevalensi stunting menjadi masalah bersama yang harus segera ditangani secara spesifik. Masalah stunting dapat menimbulkan dampak jangka panjang seperti penurunan kemampuan kognitif dan daya tangkap, peningkatan resiko terkena penyakit menular hingga menurunkan produktivitas. Salah satu strategi untuk menurunkan stunting adalah dengan melakukan Komunikasi Antar Pribadi. Metode KAP bertujuan untuk menyusun pesan kunci, pendekatan komunikasi, dan saluran komunikasi yang efektif sebagai pola komunikasi yang sering terjadi di lingkungan masyarakat. Kegiatan pengabdian masyarakat ini berbasis penyuluhan kepada ibu-ibu PKK dan Kader posyandu yang ada di Desa Bacem dan Desa Rejosari, Kecamatan Kebonsari, Kabupaten Madiun. Metode yang digunakan adalah metode luring (Offline/tatap muka). Kegiatan ini bermanfaat untuk mengedukasi ibu-ibu PKK dan Kader Posyandu sesuai dengan kebutuhan kelompok sasaran dengan mengedepankan konteks budaya dan kearifan lokal untuk mempercepat pencegahan stunting.
Copyrights © 2024