Perkembangan pesat media sosial, khususnya TikTok, di kalangan generasi muda menghadirkan dinamika baru dalam lanskap pendidikan. Platform berbasis video pendek ini populer sebagai sumber hiburan, namun potensinya sebagai alat edukasi dan pengaruhnya terhadap pola belajar semakin menjadi perhatian. Artikel studi literatur ini bertujuan untuk menganalisis dan mensintesis temuan-temuan dari penelitian terkini di Indonesia (N=13 artikel jurnal, 2023-2024) mengenai pengaruh penggunaan TikTok terhadap berbagai aspek pembelajaran, termasuk hasil belajar, keaktifan, motivasi, manajemen waktu, dan minat belajar siswa serta mahasiswa. Dengan menggunakan metode tinjauan literatur sistematis terhadap artikel yang relevan, penelitian ini memetakan bukti empiris mengenai perubahan pola belajar di era dominasi TikTok. Hasil analisis menunjukkan bahwa TikTok memiliki potensi signifikan sebagai media pembelajaran inovatif yang dapat meningkatkan hasil belajar, keaktifan, dan motivasi siswa ketika diimplementasikan secara terstruktur dan strategis (misalnya, melalui video tutorial, fitur interaktif, atau sebagai pendukung model pembelajaran). Namun, studi ini juga mengidentifikasi tantangan signifikan, termasuk potensi gangguan terhadap manajemen waktu belajar, penurunan fokus, isu kualitas konten, kesenjangan akses, dan risiko psikologis lainnya yang terkait dengan penggunaan platform secara umum. Disimpulkan bahwa TikTok merupakan alat bermata dua dalam edukasi. Pemanfaatan potensinya secara optimal memerlukan pendekatan pedagogis yang cermat dan strategi implementasi yang terencana, sementara mitigasi risikonya menuntut peningkatan literasi digital dan kesadaran kritis bagi pendidik dan peserta didik untuk menavigasi lingkungan belajar digital yang kompleks ini.
Copyrights © 2024