Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dampak infrastruktur terhadap pendidikan di perkampungan di Desa Sugarang Bayu, Kecamatan Bandar, Kabupaten Simalungun. Penelitian ini menggunakan metodologi kualitatif deksriptif dengan menggunakan sumber data primer. Teknik pengumpuln data menggunakan teknik wawancara, observasi, dan dokumentasi. Selanjutnya data di analisis melalui 3 tahapan yaitu reduksi data, penyajian data dan kesimpulan. Hasil penelitian menyimpulkan bahwa minimnya infrastruktur di desa tersebut berdampak langsung pada rendahnya kehadiran siswa, terbatasnya aktivitas belajar-mengajar, serta menurunnya motivasi dan prestasi belajar. Jalan yang sulit dilalui membuat siswa kesulitan mencapai sekolah, sedangkan fasilitas belajar yang kurang memadai membatasi kualitas pembelajaran. Penelitian ini menekankan pentingnya peran pemerintah dan pemangku kepentingan dalam meningkatkan infrastruktur pendidikan agar tercipta pemerataan akses pendidikan yang layak di wilayah perkampungan.
Copyrights © 2025