Penelitian ini bertujuan menguji pengaruh model pembelajaran Self-Directed Learning (SDL) terhadap keaktifan dan hasil belajar peserta didik dalam mata pelajaran Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti (PAI) di SMPN 1 Gunung Talang, dengan teori Knowles (1975) sebagai landasan. Metode quasi-experiment dengan desain Posttest-Only Group Design diterapkan pada 62 peserta didik (kelas eksperimen: SDL, kelas kontrol: Direct Instruction) yang dipilih melalui Cluster Random Sampling. Instrumen divalidasi dengan uji reliabilitas (Alpha Cronbach >0.70) dan dianalisis menggunakan independent sample t-test. Hasil menunjukkan perbedaan signifikan (p < 0.05) dengan effect size sedang (d = 0.65) pada keaktifan belajar (rata-rata eksperimen: 82.32 vs. kontrol: 76.29) dan hasil belajar (eksperimen: 86.29 vs. kontrol: 82.26). Temuan ini memperkuat teori SDL bahwa kemandirian belajar meningkatkan keterlibatan dan pemahaman peserta didik, khususnya dalam konteks PAI. Implikasinya, SDL dapat menjadi alternatif inovatif untuk kurikulum merdeka, meski penelitian lanjutan dengan sampel lebih luas dan variabel moderator diperlukan
Copyrights © 2025