Matoa (Pometia pinnata) adalah tanaman dari famili Sapindaceae tersebar diseluruh daerah tropis dan secara empiris oleh masyarakat sebagai komplek penyembuhan. Daun matoa diketahui memiliki potensi sebagai antihipertensi, antipiretik, dan obat untuk gangguan kulit serta pembengkakan. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi senyawa fitokimia dan menentukan kandungan flavonoid daun matoa. Ekstraksi dilakukan dengan metode maserasi menggunakan pelarut etanol 96%. Setelah menerima ekstrak kental, uji skrining fitokimia dan penetapan kadar flavonoid menggunakan pengukuran spektrofotometri UV-Vis dengan quersetin sebagai standar pada panjang gelombang 430 nm. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ekstrak daun matoa mengandung senyawa golongan flavonoid, tanin, saponin, dan triterpenoid. Kandungan flavonoid total yang diperoleh sebesar 15,884 mg QE/g ekstrak atau 1.588,4%. Temuan ini menunjukkan bahwa daun matoa memiliki potensi sebagai sumber senyawa bioaktif yang berkontribusi dalam pengembangan bahan alam untuk bidang kesehatan dan farmasi.
Copyrights © 2025