Diabetes Mellitus Tipe 2 (DMT2) adalah penyakit metabolik kronis yang ditandai oleh resistensi insulin serta gangguan sekresi insulin. Salah satu pendekatan terapi yang potensial adalah penghambatan enzim-enzim kunci yang berperan dalam metabolisme glukosa. Kulit buah manggis (Garcinia mangostana L.) diketahui mengandung senyawa bioaktif, seperti α-mangostin dan γ-mangostin, yang memiliki potensi sebagai agen antidiabetes alami. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi potensi senyawa bioaktif dari kulit manggis sebagai kandidat inhibitor enzim-enzim penting pada DMT2 menggunakan pendekatan in silico. Studi ini menggunakan metode molecular docking untuk menganalisis afinitas interaksi α-mangostin dan γ-mangostin terhadap enzim PPAR-γ, DPP-4, dan aldose reductase. Data struktur tiga dimensi senyawa diperoleh dari PubChem, sedangkan data protein target diambil dari Protein Data Bank. Proses docking dilakukan dengan perangkat lunak AutoDock. Hasil analisis menunjukkan bahwa α-mangostin memiliki afinitas ikatan yang kuat terhadap PPAR-γ (-8,5 kcal/mol), DPP-4 (-7,8 kcal/mol), dan aldose reductase (-7,2 kcal/mol), meskipun nilai tersebut lebih rendah dibandingkan ligan standar. Visualisasi interaksi mengungkap keterlibatan residu kunci pada situs aktif protein target. Senyawa α-mangostin dan γ-mangostin dari kulit manggis menunjukkan potensi sebagai inhibitor alami enzim-enzim yang berperan dalam patofisiologi DMT2. Penelitian ini mendukung pemanfaatan kulit buah manggis sebagai sumber fitoterapi antidiabetes. Namun, validasi lebih lanjut melalui uji eksperimental diperlukan untuk mengonfirmasi hasil in silico ini.
Copyrights © 2025