Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah ekstrak makroalga coklat Sargassum sp. yang diekstraksi menggunakan etanol, etil asetat, dan n-heksana memiliki aktivitas antioksidan. Ekstrak kental diperoleh dengan melarutkan simplisia Sargassum sp. dengan perbandingan 1:3 selama 48 jam, kemudian menguapkan campuran tersebut. Analisis ekstensif meliputi komposisi kimia, identifikasi komponen bioaktif dengan uji fitokimia, pengukuran total fenol, dan evaluasi aktivitas antioksidan dengan uji DPPH. Air sebanyak 10,54%, abu 52,74 persen, protein 2,53 persen, lemak 0,79 persen, dan karbohidrat 23,77 persen. Dari segi rendemen ekstrak, etanol (0,565%), etil asetat (0,42%), dan n-heksana (0,265%) merupakan tiga pelarut yang paling efektif. Analisis fitokimia menunjukkan adanya triterpenoid dan alkaloid dalam ekstrak n-heksana dan etanol, dan hidrokuinon fenol dalam etil asetat. Dalam kategori sedang, ekstrak etil asetat memiliki aktivitas antioksidan tertinggi dengan IC₅₀ sebesar 68,89±5,36 mg/L. Sebaliknya, etanol (239,51±10,60 mg/L) dan n-heksana (461,52±12,65 mg/L) masing-masing tergolong lemah dan sangat lemah. Korelasi positif yang kuat (R² = 0,997) ditemukan antara total fenol dan aktivitas antioksidan, yang menunjukkan bahwa bahan kimia fenolik menyumbang 99% aktivitas antioksidan. Aktivitas antioksidan Sargassum sp., makroalga coklat, sebagian besar disebabkan oleh senyawa fenoliknya, dan hasil kami menunjukkan bahwa etil asetat adalah pelarut terbaik untuk mengekstraksi senyawa ini
Copyrights © 2025