Daun sirih (Piper betle L.) dikenal luas dalam pengobatan tradisional Indonesia dan memiliki kandungan senyawa bioaktif yang berpotensi sebagai agen antikanker. Penelitian ini bertujuan untuk merancang senyawa turunan dari komponen aktif daun sirih sebagai kandidat obat antikanker dengan pendekatan kimia medisinal. Metode yang digunakan meliputi studi pustaka terkait senyawa aktif utama seperti eugenol, kavikol, dan hidroksikavikol, serta pemodelan struktur berdasarkan struktur-aktivitas (SAR) dan hubungan kuantitatif struktur-aktivitas (QSAR). Selain itu, dilakukan simulasi docking molekuler terhadap target protein kanker tertentu, seperti reseptor tirosin kinase dan p53, guna memprediksi afinitas ikatan dan potensi aktivitas biologis. Hasil studi menunjukkan bahwa beberapa turunan senyawa dari daun sirih memiliki afinitas yang kuat terhadap target protein, menunjukkan potensi sebagai inhibitor kanker yang selektif. Studi ini memberikan dasar awal bagi pengembangan senyawa antikanker berbasis bahan alam dan menegaskan peran penting pendekatan kimia medisinal dalam proses penemuan obat.
Copyrights © 2025