Luka bakar disebabkan oleh perpindahan energi dari sumber panas ke tubuh melalui konduksi atau radiasi elektromagnetik. Data dari Riset Kesehatan Dasar Kementrian Kesehatan tahun 2019 menyatakan angka luka bakar di Indonesia menempati peringkat kedua pada golongan proporsi jenis cidera luka bakar dengan besar 1,3% setelah cedera lainnya dengan presentase sebesar 2,6%. Bunga telang merupakan salah satu tanaman yang memiliki senyawa antioksidan yang dapat memberikan perlindungan tubuh dari serangan radikal bebas yang dapat menyebabkan luka bakar. Senyawa pada bunga telang dapat berperan dalam penyembuhan luka bakar antara lain flavonoid dan saponin. Tujuan Penelitian untuk mengetahui ekstrak etanol bunga telang berpengaruh terhadap penyembuhan luka bakar pada kelinci dan untuk mengetahui tingkat konsentrasi paling efektif pada ekstrak etanol bunga telang yang terbaik memberikan efek penyembuhan luka bakar. Metode Penelitian berupa ekstrak yang diformulasikan menjadi sediaan gel dengan konsentrasi 5%, 10% dan 15%. Pengujian yang dilakukan meliputi standarisasi simplisia, skrinning fitokimia, evaluasi sediaan, uji efektivitas luka bakar pada kelinci dan uji statistik One Way ANOVA. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ekstrak etanol bunga telang memiliki pengaruh terhadap penyembuhan luka bakar pada kelinci.
Copyrights © 2024