Seiring bertambahnya usia, terdapat berbagai perubahan fisiologis pada lansia. Perubahan ini dapat menyebabkan terjadinya disabilitas. Salah satu dampak akan perubahan tersebut yaitu adanya nyeri punggung bawah. Salah satu penyebab nyeri punggung bawah adalah adanya spondylosis. Spondilosis lumbal dapat menyebabkan nyeri. Nyeri yang terjadi pada kasus spondilosis ini dapat meningkatkan disabilitas pada lansia. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui hubungan antara intensitas nyeri dengan disabilitas penderita spondilosis pada lanjut usia di Klinik Utama Rawat Inap Sari Dharma. Rancangan penelitian adalah cross-sectional yang dilakukan pada bulan September tahun 2024 dengan populasi seluruh lansia penderita spondilosis di Klinik Utama Rawat Inap Sari Dharma yang memenuhi kriteria inklusi dan eksklusi yang berjumlah 35 orang. Pengukuran nyeri pada penelitian ini menggunakan Visual Analogue Scale (VAS), sedangkan pengukuran disabilitas dengan Modifed Oswestry Disability Index (MODI). Analisis data pada penelitian ini menggunakan uji korelasi rank spearman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada hubungan antara Iintensitas nyeri dengan disabilitas dimana didapatkan hasil p=0,000 (p<0,05). Maka dapat disimpulkan terdapat hubungan yang signifikan antara intensitas nyeri dengan disabilitas. Nilai correlation coefficient (r) 0,927 dengan tingkat korelasi kuat sekali dan arah positif.
Copyrights © 2025