Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan instrumen evaluasi berpikir kritis siswa kelas 6 SD melalui operasi hitung pembagian. Instrumen ini dirancang dengan konteks kehidupan sehari-hari yang relevan untuk mengevaluasi pemahaman siswa secara komprehensif. Metode penelitian melibatkan uji coba soal pada 15 siswa dengan analisis menggunakan perangkat ANATES untuk menilai validitas, reliabilitas, konteks soal, tingkat kesukaran, dan daya pembeda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa instrumen memiliki validitas dan reliabilitas tinggi, tetapi soal sebagian besar berada pada tingkat kesulitan "mudah," sehingga kurang optimal untuk mengukur keterampilan berpikir kritis secara mendalam. Temuan ini menegaskan pentingnya pengembangan soal dengan tingkat kesulitan bertahap, konteks lebih kompleks, dan melibatkan penalaran multilangkah untuk meningkatkan daya ukur instrumen.
Copyrights © 2025