Tingginya angka pengangguran di kalangan lulusan sarjana di Indonesia menjadi perhatian serius, meskipun pendidikan tinggi dianggap sebagai jalan untuk meningkatkan kualitas hidup dan peluang kerja. Penelitian ini mengidentifikasi kesenjangan antara pendidikan tinggi dan kebutuhan industri sebagai penyebab utama pengangguran. Banyak lulusan yang tidak memiliki keterampilan praktis yang relevan dengan dunia kerja, serta kesulitan dalam mendapatkan informasi tentang peluang kerja. Di era digital, disediakan peluang baru yang memerlukan adaptasi keterampilan, namun banyak lulusan yang belum siap. Penyesuaian kurikulum pendidikan, peningkatan program pelatihan, dan kolaborasi antara institusi pendidikan, pemerintah, serta industri sangat penting untuk mengurangi angka pengangguran. Penelitian ini memberikan strategi adaptasi yang komprehensif agar lulusan sarjana dapat bersaing di pasar kerja.
Copyrights © 2025