Pemberdayaan petugas kesehatan dalam mendeteksi bahan tambahan pangan (BTP) berbahaya seperti Monosodium Glutamat (MSG) dan klorin pada makanan menjadi sangat penting, terutama di kalangan ibu hamil. Tujuan kegiatan ini adalah untuk memberdayakan petugas Kesehatan Ibu dan Anak (KIA) di Puskesmas Mamajang Kota Makassar dalam mendeteksi MSG dan klorin pada makanan serta memberikan edukasi mengenai dampaknya terhadap kesehatan ibu hamil. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini adalah melalui pelatihan kepada petugas KIA. Pelatihan meliputi teori mengenai MSG dan klorin, metode deteksi sederhana, serta dampak kesehatan yang ditimbulkan. Hasil kegiatan pengabdian ini menunjukkan bahwa setelah mengikuti pelatihan, pengetahuan dan keterampilan petugas KIA dalam mendeteksi MSG dan klorin meningkat secara signifikan. Petugas juga mampu menyampaikan informasi yang benar kepada ibu hamil mengenai bahaya konsumsi MSG dan klorin berlebihan. Simpulan dari kegiatan ini adalah pelatihan pemberdayaan petugas KIA sangat efektif dalam meningkatkan kapasitas mereka dalam mendeteksi BTP berbahaya dan memberikan edukasi kepada masyarakat. Hal ini diharapkan dapat meningkatkan kesadaran masyarakat, khususnya ibu hamil, akan pentingnya mengkonsumsi makanan yang aman dan bergizi. Kata kunci : Pemberdayaan Petugas KIA, MSG, Klorin, Ibu hamil, kesehatan.
Copyrights © 2024