Penelitian ini mengkaji tentang penerapan metode bermain peran untuk mengembangkan kreativitas anak usia dini di RA Banil Authon Rantauprapat. Terdapat permasalahan yang ditemukan yaitu kreativitas anak seperti imajinasi, rasa percaya diri, dan rasa ingin tahu anak belum sepenuhnya berkembang. Proses pembelajaran tentang metode bermain peran seperti memerankan anggota-anggota keluarga di kelas perlu diterapkan. Selama ini anak hanya melihat melalui video tentang tokoh kartun yang berperan dalam kegiatan sehari-hari dalam sebuah keluarga. Seharusnya diterapkan juga metode bermain peran agar anak dapat mengembangkan kreativitasnya. Bermain peran merupakan metode pembelajaran yang memberikan kesempatan anak untuk mengembangkan imajinasinya dalam memerankan seorang tokoh agar mereka menghayat sifat-sifat dari tokoh atau benda tersebut. Dengan bermain peran tentunya akan meningkatkan kreativitas anak. Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif. Sumber data penelitian ini adalah sumber data primer yaitu siswa kelompok B RA Banil Authon Rantauprapat, sedangkan sumber data sekunder yaitu dokumentasi meliputi profil sekolah dan foto-foto RA Banil Authon Rantauprapat. Hasil dari penelitian ini diketahui bahwa penerapan metode bermain peran berpengaruh terhadap perkembangan kreativitas anak di RA Banil Authon Rantauprapat karena thitung ≥ ttabel. Nilai thitung diperoleh 2,020 dan ttabel yaitu 1,998, maka thitung ≥ ttabel ( 2,020 ≥ 1,998 ) sehingga nilai Hₐ diterima dan Hₒ ditolak.
Copyrights © 2025