Cengkeh (Syzygium aromaticum L.) merupakan salah satu komoditas pertanian yang tinggi nilai ekonomisnya serta merupakan komoditas utama untuk pembuatan rokok kretek, selain itu juga digunakan sebagai rempah-rempah. Indonesia memiliki potensi alamiah yang tinggi untuk mengembangkan sektor pertanian. Salah satu sub-sektor pertanian yang perlu terus dikembangkan adalah sub sektor perkebunan. Potensi yang perlu dikembangkan berkenan dengan diversifikasi komoditi khususnya di bidang perkebunan adalah komoditi cengkeh baik di pasar domestik maupun di pasar internasional mempunyai prospek yang cerah antara lain ditandai dengan terus meningkatnya nilai ekspor komoditi cengkeh secara nasional, sehingga memberikan dan menambah devisa bagi negara. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui tingkat kesesuaian lahan tanaman Cengkeh di kecamatan Tompobulu, kabupaten Bantaeng. Pelaksanaan penelitian ini dilaksanakan di Kec Tompobulu, Kab Bantaeng, Provinsi Sulawesi Selatan. Dari bulan Maret sampai Juli 2024. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah survey dan perhitungan kualitatif dan dilokasi. Berdasarkan hasil survey di Lokasi penelitian. Hasil uji lab menunjukkan kelas kesesuaian lahan dengan parameter sifat fisik tanah dan kimia tanah di lokasi penelitian seperti tekstur tanah, pH, C-Organik termasuk S1 (Sesuai) untuk budidaya tanaman cengkeh. Untuk sifat kimia tanah seperti Nitrogen, P2O5 dan K2O masuk dalam kelas kesesuaian lahan S2 (cukup sesuai).
Copyrights © 2024