Tujuan penelitian ini adalah mengetahui perbedaan kepemilikan psikologik pada individu yang memiliki rumah tidak berpagar dan rumah berpagar di perumahan tidak berpagar dengan rumah berpagar di perumahan berpagar. Pagar berfungsi sebagai elemen untuk keamanan bagi penghuni perumahan yang menunjukkan kepemilikan psikologik penghuni atas rumah. Kepemilikan psikologik adalah kondisi pada saat seseorang dengan sadar melalui persepsi intelektualnya bahwa mereka merasakan dan percaya bahwa target kepemilikan adalah miliknya. Penelitian ini menggunakan rancangan penelitian kuantitatif dengan teknik analisa anova satu jalur. Sampel penelitian ini adalah warga dengan rumah tidak berpagar dan rumah berpagar di perumahan tidak berpagar di Perumahan Wengga IV Banjarbaru dan warga dengan rumah berpagar di perumahan berpagar di Perumahan D’Mahatama Golf dan Griya Megah Banjarbaru masing-masing sebanyak 30 subjek. Hasil penelitian menemukan bahwa nilai rata-rata kepemilikan psikologik pada individu dengan rumah berpagar di perumahan berpagar lebih besar daripada individu dengan rumah tidak berpagar dan individu dengan rumah berpagar di perumahan tidak berpagar. Maka dapat disimpulkan, terdapat perbedaan kepemilikan psikologik pada individu yang memiliki rumah tidak berpagar dan rumah berpagar di perumahan tidak berpagar serta rumah berpagar di perumahan berpagar.
Copyrights © 2018