Penelitian ini bertujuan mengetahui perbedaan perilaku teritorial pada individu yang memiliki rumah tidak berpagar dan rumah berpagar di perumahan tidak berpagar dengan rumah berpagar di perumahan berpagar. Pagar sebagai pembatas antara satu rumah dengan yang lainnya menciptakan perilaku teritorial antar penghuni. Perilaku teritorial adalah ekspresi rasa kepemilikan individu terhadap objek fisik atau sosial yang membantu individu mengamankan klaim atas objek yang dianggap miliknya. Penelitian ini menggunakan rancangan penelitian kuantitatif dengan teknik analisa uji anova satu jalur. Sampel penelitian ini adalah warga dengan rumah tidak berpagar dan rumah berpagar di perumahan tidak berpagar di Perumahan Wengga II dan Wengga IV Banjarbaru dan warga dengan rumah berpagar di perumahan berpagar di Perumahan D’Mahatama Golf dan Griya Megah Banjarbaru masing-masing sebanyak 30 kepala keluarga. Hasil penelitian menemukan bahwa nilai rata-rata perilaku teritorial pada individu dengan rumah berpagar di perumahan berpagar lebih besar daripada individu dengan rumah tidak berpagar dan individu dengan rumah berpagar di perumahan tidak berpagar (120,07 > 112,33 > 110,10). Maka dapat disimpulkan, terdapat perbedaan perilaku teritorial pada individu yang memiliki rumah tidak berpagar dan rumah berpagar di perumahan tidak berpagar serta rumah berpagar di perumahan berpagar. Selain itu, ditemukan juga bahwa pagar tidak dapat meningkatkan perilaku teritorial individu.
Copyrights © 2018