Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh uang beredar sempit (M1) dan uang beredar luas (M2) terhadap ekspor migas di Indonesia. Dengan menggunakan metode kuantitatif dan analisis regresi linear berganda, penelitian ini mengevaluasi data dari Januari 2019 hingga Agustus 2023. Hasil penelitian menunjukkan bahwa M1 memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap ekspor migas, sedangkan M2 menunjukkan pengaruh negatif yang signifikan. Peningkatan M1 meningkatkan likuiditas yang memungkinkan ekspansi ekspor migas, sementara peningkatan M2, yang mencakup simpanan berjangka, dapat mengurangi likuiditas dan menurunkan daya saing produk migas. Temuan ini menekankan pentingnya kebijakan moneter yang seimbang untuk mendukung pertumbuhan ekspor migas yang berkelanjutan. Penelitian ini juga memberikan rekomendasi bagi pembuat kebijakan untuk mempertimbangkan variabel moneter dalam merumuskan kebijakan ekonomi yang efektif.
Copyrights © 2024