Bangunan bertingkat tinggi membutuhkan komponen struktur yang kuat untuk menahan akibat dari beban gaya lateral gempa, gaya tersebut dapat mengakibatkan komponen struktur mengalami simpangan searah gaya yang terjadi. Apabila simpangan tersebut melebihi simpangan yang diizinkan maka konstruksi tersebut akan mengalami failure atau kegagalan struktur. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui periode struktur, nilai simpangan dan simpangan antar lantai serta perbandingan kontrol efek P-Delta. Dari hasil penelitian didapatkan bahwa penggunaan struktur bresing tipe X-1 memiliki nilai simpangan sebesar 0,1007 mm, nilai simpangan antar lantai sebesar 0,1893 mm dan nilai perioda struktur 1,72893 detik, dimana nilai simpangan tersebut lebih kecil dibandingkan dengan penggunaan struktur sistem rangka bresing tipe X-2 sebesar 0,1086 mm, nilai simpangan antar lantai sebesar 0,2627 mm dan perioda struktur 1,89002 detik. Dalam penggunaan bresing tipe X-1 memiliki nilai Efek P-Delta sebesar 0,021 dinilai lebih kecil jika dibandingkan dengan penggunaan struktur bresing tipe X-2 sebesar 0,248.
Copyrights © 2022