Dunia konstruksi berkembang sangat pesat seiring dengan banyak inovasi bahan, inovasi dalam metode pelaksanaan, perkembangan teknologi, dan ilmu pengetahuan yang terus terbarui, sehingga dalam proyek pembangunan maindam pada Bendungan Bagong terdapat berbagai macam alternatif yang dapat dikembangkan untuk mendapatkan sebuah konstruksi yang berkualitas dengan biaya efisien, salah satunya yaitu dengan menerapkan Value Engineering (VE). Analisis VE ini bertujuan untuk (1) menentukan jenis pekerjaan dengan biaya tertinggi, (2) menghitung biaya siklus hidup, (3) menghitung prosentase penghematan dari nilai total Harga Perkiraan Sendiri (HPS). Data yang digunakan yaitu (1) HPS, (2) gambar kerja, (3) spesifikasi teknis (4) harga satuan dasar. Metode pengambilan keputusan yang digunakan adalah metode zero-one. VE diterapkan untuk alternatif metode pelaksanaan pekerjaan pada 3 item pekerjaan, yaitu (1) pekerjaan timbunan filter halus, (2) pekerjaan timbunan batu rip-rap, dan (3) pekerjaan timbunan filter kasar. Desain alternatif berupa penghematan biaya konstruksi sebesar Rp 16.917.906.020 atau 5% dari biaya total dan penghematan biaya siklus hidup (Life Cycle Cost) sebesar Rp 40.629.150.262 atau sebesar 48%.
Copyrights © 2023