Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi perbedaan sikap percaya diri antara anak sulung dan anak bungsu pada siswa kelas X dan XI, serta mengevaluasi faktor keluarga dan sosial yang memengaruhi perbedaan ini. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif komparatif dengan instrumen berupa angket sikap percaya diri yang terdiri dari 20 item pernyataan, diukur menggunakan skala Likert. Sampel terdiri dari 20 siswa anak sulung dan 20 siswa anak bungsu, yang dipilih melalui teknik random sampling. Hasil analisis menunjukkan bahwa terdapat perbedaan signifikan dalam sikap percaya diri antara kedua kelompok, di mana anak bungsu memiliki tingkat kepercayaan diri yang lebih tinggi. Uji statistik t-test menghasilkan nilai t sebesar 2.842, yang lebih besar dari nilai t-tabel 2.021 pada taraf signifikansi 5%, sehingga hipotesis alternatif diterima. Temuan ini mengindikasikan bahwa peran sosial dan dinamika keluarga berkontribusi terhadap perbedaan ini. Implikasi penelitian mencakup pentingnya intervensi pendidikan dan konseling yang disesuaikan untuk mendukung pengembangan sikap percaya diri siswa berdasarkan urutan kelahiran mereka. Differences in Self-Confidence Between Firstborn and Youngest Children in High School Students Abstract This study aims to explore the differences in self-confidence between firstborn and youngest children among Grade X and XI students, as well as to evaluate the family and social factors influencing these differences. A comparative quantitative approach was employed, utilizing a 20-item self-confidence questionnaire measured on a Likert scale. The sample consisted of 20 firstborn and 20 youngest students, selected through random sampling. Data analysis revealed a significant difference in self-confidence between the two groups, with youngest children showing higher confidence levels. The t-test result showed a t-value of 2.842, greater than the t-table value of 2.021 at the 5% significance level, thus supporting the alternative hypothesis. These findings suggest that social roles and family dynamics contribute to this difference. The study implies the need for tailored educational and counseling interventions to support students' self-confidence development based on birth order.
Copyrights © 2024