cover
Contact Name
Muhammad Asy'ari
Contact Email
m.asyari@litpam.com
Phone
085338219596
Journal Mail Official
m.asyari@litpam.com
Editorial Address
Perumahan Lingkar Permai Blok Q4 LK Sembalun, Tanjung Karang Sekarbela, Mataram, Provinsi Nusa Tenggara Barat, 83115
Location
Kota mataram,
Nusa tenggara barat
INDONESIA
Multi Discere Journal
ISSN : -     EISSN : 29648718     DOI : https://doi.org/10.36312/mdj
Multi Discere Journal is a peer-reviewed, open-access academic journal that serves as a platform for scholars, researchers, and practitioners to disseminate original, high-quality research across various disciplines. Rooted in the Latin phrase "discere" (to learn), the journal champions interdisciplinary learning, intellectual curiosity, and cross-sectoral knowledge exchange. The journal focuses on fostering dialogues that bridge diverse fields of inquiry. It promotes scholarly contributions that address complex societal, scientific, educational, technological, and cultural challenges through interdisciplinary perspectives. We welcome empirical, theoretical, methodological, and conceptual articles in the following (but not limited to) areas: Education and Pedagogy, Social and Cultural Studies, Science and Technology, Humanities and Philosophy, Health and Environmental Studies, Economics and Business Researchers, educators, policymakers, practitioners, and students from various academic and professional backgrounds committed to fostering learning and knowledge creation across disciplines are welcome to submit their manuscripts to this journal.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 15 Documents
Pendidikan Sistem Among dalam “Tasrih Wasiat Renungan Masa” Karya Maulana Syaikh TGKH. Muhammad Zainuddin Abdul Majid Halqi, Muhammad; Muliadi, Agus; Yusuf, Yusuf; Mahsul, Alwan
Multi Discere Journal Vol. 1 No. 1 (2022): May
Publisher : LITPAM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/mj.v1i1.781

Abstract

Studi ini bertujuan mendeskripsikan tentang pendidikan dengan Sistem Among dalam perspektif Wasiat Renungan Masa. Studi ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif melalui kajian pustaka dengan sumber utama yaitu buku Wasiat Renungan Masa karya Maulana Syaikh. Teknik analisis data dilakukan dengan tahapan yaitu membaca, mencatat, menelaah, mengumpulkan konsep, kemudian dilakukan elaborasi. Hasil studi ini adalah Sistem Among konsepsi Ki Hadjar Dewantara mengandung nilai-nilai pendidikan yang penuh kasih sayang dan ‘mengharamkan’ kekerasan, relevan dengan perspektif wasiat renungan masa konsepsi Maulana Syaikh sebagaimana makna yang terkandung pada bait ke-14 bahwa pendidik sejati memiliki karakter arif bijaksana dan mendidik dengan kasih sayang, ikhlas, tanpa pamrih, dan tidak akan melupakan muridnya; makna bait ke-104 bahwa setiap jema’ah/santri tidak hanya belajar ilmu agama, tetapi berhak (bebas) mengikuti pendidikan umum sesuai minat dan bakatnya; makna bait ke-3 bahwa pendidik menyadari perbedaan alamiah anak didik dan menyikapi secara bijaksana tanpa ada yang merasa tersakiti. The Among System Education in the “Tasrih Wasiat Renungan Masa” by Maulana Shaykh TGKH. Muhammad Zainuddin Abdul Majid Abstract This study aims to describe education with the Among System from the perspective of the Wasiat Renuangan Masa. This study is a qualitative descriptive study through a literature review, with the primary source being Maulana Shaykh's book "Wasiat Renungan Masa." The data analysis technique was carried out in stages: reading, taking notes, studying, collecting concepts, and then elaborating. The result of this study is that the Among system of Ki Hadjar Dewantara's conception contains educational values ??that are full of compassion and 'forbid' violence, relevant to the perspective of the will of reflection during Maulana Shaykh's conception as the meaning contained in the 14th stanza that true educators have (1) wise and wise characters, (2) educate with love, (3) sincerity, (4) selflessness, and (5) will not forget his students. The meaning of the 104th stanza is that every congregation/santri does not only study religious knowledge but has the right (free) to attend general education according to his interests and talents; the meaning of the third verse is that educators are aware of the natural differences of students and respond wisely without anyone feeling hurt.
Efek Pendidikan Kewirausahaan Terhadap Sikap Entrepreneur Mahasiswa Muliadi, Agus; Mirawati, Baiq; Armansyah, Armansyah
Multi Discere Journal Vol. 1 No. 1 (2022): May
Publisher : LITPAM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/mj.v1i1.819

Abstract

Studi ini bertujuan untuk mengetahui efek pendidikan kewirausahaan terhadap sikap entrepreneur mahasiswa. Studi ini merupakan penelitian ex post facto dengan pendekatan deskriptif eksploratif dengan subyek penelitian sebanyak 35 mahasiswa pendidikan biologi. Instrumen yang digunakan berupa angket tertutup dengan skala Likert dan yang telah divalidasi ahli. Data penelitian dianalisis secara deskriptif dan statistik inferensial dengan uji regresi linier. Hasil studi yaitu (1) minat berwirausaha mahasiswa laki-laki memiliki rata-rata sebesar 3,28 dengan kategori Baik dan mahasiswa perempuan sebesar 3,03 dengan kategori Baik; (2) tidak ada perbedaan signifikan minat berwirausaha antara mahasiswa laki-laki dan perempuan dengan nilai signifikansi uji Kruskal Wallis sebesar 0,254 lebih besar dari nilai alpha pengujian (>0,05). Hasil studi yaitu (1) persepsi mahasiswa terhadap pendidikan kewirausahaan adalah kategori baik dengan rata-rata sebesar 3,15 dan sikap entrepreneur mahasiswa adalah kategori baik dengan rata-rata skor sebesar 3,06; (2) ada pengaruh pendidikan kewirausahaan terhadap sikap entrepreneur mahasiswa dengan  nilai signifikansi (p) 0,000 lebih kecil dari 0,05 (<0,05); (3) nilai R Square sebesar 0,748 atau 74,8% yang artinya bahwa pendidikan kewirausahaan mempengaruhi sikap entrepreneur mahasiswa sebesar 74,8% dan sisanya dipengaruhi variabel atau faktor lainnya. Effects of Entrepreneurship Education on Student Entrepreneurial Attitudes Abstract This study aims to determine the effect of entrepreneurship education on student entrepreneurial attitudes. This study is an ex post facto research with an exploratory, descriptive approach with 35 biology education students as research subjects. The instrument used is a closed questionnaire with a Likert scale validated by experts. The research data were analyzed descriptively and statistically inferential with a linear regression test. The results of the study are (1) male students' interest in entrepreneurship has an average of 3.28 in the Good category and female students at 3.03 in the Good category; (2) there is no significant difference in the interest in entrepreneurship between male and female students with the significance value of the Kruskal Wallis test of 0.254 more significant than the alpha test value (> 0.05). The results of the study are (1) students' perceptions of entrepreneurship education are in a good category with an average of 3.15, and students' entrepreneurial attitudes are in a good category with an average score of 3.06; (2) there is an effect of entrepreneurship education on students' entrepreneurial attitudes with a significance value (p) of 0.000 less than 0.05 (<0.05); (3) the value of R Square is 0.748 or 74.8%, meaning that entrepreneurship education affects students' entrepreneurial attitude by 74.8%, and other variables or factors influence the rest.
Analisis Kepuasan Mahasiswa Terhadap Layanan Pendidikan Sistem Daring Pada Masa Pandemi Covid-19 Muliadi, Agus; Prayogi, Saiful; Nufida, Baiq Asma
Multi Discere Journal Vol. 1 No. 1 (2022): May
Publisher : LITPAM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/mj.v1i1.849

Abstract

Studi ini bertujuan untuk mendeskripsikan kepuasaan mahasiswa terhadap layanan pendidikan sistem daring selama masa pandemi covid-19. Studi ini merupakan penelitian deskriptif eksploratif dengan responden adalah mahasiswa Fakultas Sains, Teknik, dan Terapan (FSTT) Universitas Pendidikan Mandalika sebanyak 257 orang. Instrumen yang digunakan adalah angket tertutup tentang persepsi mahasiswa terhadap pembelajaran daring dengan jawaban berdegradasi sesuai skala likert dan telah divalidasi ahli. Data penelitian dianalisis dengan statistik deskriptif dan uji Kruskal Wallis karena data tidak homogen dan tidak terdistribusi normal. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) tingkat kepuasaan mahasiswa terhadap layanan pendidikan sistem daring selama masa pandemi covid-19 rata-rata berkategori Baik (  = 2,65); (2) tidak ada perbedaan signifikan kepuasaan mahasiswa antar program studi terhadap layanan pendidikan sistem daring selama masa pandemi covid-19 dengan nilai signifikansi sebesar 0,716 (>0,05). Oleh sebab itu, dapat disimpulkan bahwa layanan pendidikan sistem daring di Fakultas Sains, Teknik, dan Terapan (FSTT) Universitas Pendidikan Mandalika telah berlangsung dengan baik. Analysis of Student Satisfaction with Online Education Services During the Covid-19 Pandemic Abstract This study describes student satisfaction with online system education services during the COVID-19 pandemic. This study is an exploratory, descriptive study with 257 students from the Faculty of Applied Science and Engineering (FSTT) at the Mandalika University of Education as the respondents. The instrument used is a closed questionnaire about students' perceptions of online learning with answers that are degraded according to the Likert scale and have been validated by experts. The research data were analyzed by descriptive statistics and the Kruskal Wallis test because the data were not homogeneous and not normally distributed. The results showed that (1) the level of student satisfaction with online system education services during the covid-19 pandemic was on average in the Good category (p = 2.65); (2) there is no significant difference in student satisfaction between study programs toward online system education services during the covid-19 pandemic with a significance value of 0.716 (> 0.05). Therefore, it can be concluded that the online system education service at the FSTT of the Mandalika University of Education has been going well.
Pengaruh Lingkungan Keluarga Dan Norma Subyektif Terhadap Adversity Question Dan Motivasi Entrepreneur Mahasiswa Subari, Ilham; Muliadi, Agus; Samsuri, Taufik
Multi Discere Journal Vol. 1 No. 1 (2022): May
Publisher : LITPAM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/mj.v1i1.850

Abstract

Studi ini bertujuan untuk mendeskripsikan pengaruh lingkungan keluarga dan norma subyektif terhadap advercity question dan motivasi entrepreneur mahasiswa. Penelitian ini merupakan penelitian expost facto dengan pendekatan deskriptif kuantitatif dan deskriptif korelasional. Subyek penelitian ini adalah mahasiswa Pendidikan Biologi di Fakultas Sains, Teknik, dan Terapan (FSTT) Universitas Pendidikan Mandalika sebanyak 55 mahasiswa. Instrumen yang digunakan adalah angket tertutup tentang persepsi mahasiswa terhadap pembelajaran daring dengan jawaban berdegradasi sesuai skala likert dan telah divalidasi ahli. Teknik analisis data menggunakan deskriptif kuantitatif dan uji Regresi Linier Berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) rata-rata skor persepsi mahasiswa terhadap dukungan lingkungan keluarga sebesar 3,08 dengan kategori Baik, norma subjektif sebesar 2,97 dengan kategori Baik, adversity question sebesar 3,03 dengan kategori Baik, dan motivasi entrepreneur sebesar 3,12 dengan kategori Baik; (2) ada pengaruh lingkungan keluarga dan norma subjektif secara bersama-sama (simultan) terhadap adversity question mahasiswa dengan nilai signifikansi sebesar 0,000 lebih kecil dari nilai alpha pengujian 0,05 (<0,05); (3) ada pengaruh lingkungan keluarga dan norma subjektif secara bersama-sama (simultan) terhadap motivasi entrepreneur mahasiswa dengan nilai signifikansi sebesar 0,000 lebih kecil dari nilai alpha pengujian 0,05 (<0,05).
Pengaruh Pendidikan Kewirausahaan dan Self Efficacy terhadap Sikap Entrepreneur Mahasiswa Pendidikan Biologi Bohari, Al Hafifudin; Muliadi, Agus; Jannah, Husnul; Kalean, Arman
Multi Discere Journal Vol. 1 No. 1 (2022): May
Publisher : LITPAM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/mj.v1i1.851

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh pendidikan kewirausahaan dan self efficacy terhadap sikap entrepreneur mahasiswa pendidikan biologi. Penelitian ini merupakan  penelitian ex post facto dengan pendekatan deskriptif kuantitatif dan deskriptif korelasional. Subyek penelitian ini adalah mahasiswa pendidikan biologi sebanyak 35 mahasiswa yang diperoleh dengan teknik convenience sampling Instrumen yang digunakan adalah angket tertutup tentang persepsi mahasiswa terhadap pembelajaran daring dengan jawaban berdegradasi sesuai skala likert dan telah divalidasi ahli. Teknik analisis data menggunakan deskriptif kuantitatif dan uji regresi linier berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata skor persepsi mahasiswa terhadap pendidikan kewirausahaan sebesar 3,15 dengan kategori Baik, self efficacy sebesar 3,12 dengan kategori Baik, dan sikap entrepreneur sebesar 3,06 dengan kategori Baik; (2) ada pengaruh pendidikan kewirausahaan (X1) dan self efficacy (X2) secara bersama-sama (simultan) terhadap sikap entrepreneur (Y) dengan nilai F sebesar 45,180 dan nilai signifikansi sebesar 0,000 lebih kecil dari nilai alpha pengujian 0,05 (<0,05); (3) nilai R Square sebesar 0,738 atau 73,8%, artinya bahwa pendidikan kewirausahaan (X1) dan self efficacy (X2) secara bersama-sama (simultan) mempengaruhi sikap entrepreneur (Y) sebesar 73,8% dan sisanya dipengaruhi variabel atau faktor lainnya.
Pengembangan Modul Berbasis Problem Based Learning (PBL) pada Materi Laju Reaksi Handayani, Anak Agung Ayu Trisna; Muhali, Muhali; Pahriah, Pahriah
Multi Discere Journal Vol. 3 No. 1 (2024): May
Publisher : LITPAM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/mj.v3i1.2226

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan modul pembelajaran berbasis Problem-Based Learning (PBL) pada materi laju reaksi bagi siswa kelas XI SMA/MA. Modul dikembangkan melalui model 4-D, yang terdiri dari tahapan Define, Design, Develop, dan Disseminate. Pada tahap Define, dilakukan analisis kebutuhan dan tujuan pembelajaran. Tahap Design meliputi penyusunan modul dengan komponen utama berupa pengenalan konsep, penyajian masalah, serta panduan eksperimen laboratorium. Tahap Develop mencakup validasi modul oleh dua ahli kimia, yang menilai aspek kelayakan isi, bahasa, dan tampilan visual dengan hasil rata-rata validasi sebesar 90,34%, mengindikasikan modul sangat layak. Pada tahap Disseminate, modul diujicobakan pada siswa untuk mengukur kepraktisan dan efektivitasnya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa modul ini praktis digunakan dalam pembelajaran dengan skor kepraktisan 81%. Efektivitas modul dievaluasi melalui tes pretest dan posttest, yang menunjukkan peningkatan rata-rata nilai siswa dari 49,33% menjadi 81%. Peningkatan ini mencerminkan peningkatan signifikan dalam pemahaman materi serta keterampilan berpikir kritis, analitis, dan pemecahan masalah siswa. Dengan demikian, modul berbasis PBL ini dinyatakan efektif untuk diterapkan dalam pembelajaran kimia, khususnya pada materi laju reaksi, dan direkomendasikan untuk dikembangkan lebih lanjut pada topik-topik kimia lainnya. Development of Problem-Based Learning (PBL) Module on Reaction Rate Material  Abstract This study aims to develop a Problem-Based Learning (PBL) instructional module focused on reaction rates for eleventh-grade high school students (SMA/MA). The module was developed using the 4-D model, which comprises the stages of Define, Design, Develop, and Disseminate. In the Define stage, needs analysis and learning objectives were conducted. The Design stage involved the creation of the module, incorporating key components such as concept introduction, problem presentation, and laboratory experiment guidelines. During the Develop stage, the module was validated by two chemistry experts who assessed its content feasibility, language, and visual presentation, yielding an average validation score of 90.34%, indicating high feasibility. In the Disseminate stage, the module was pilot-tested with students to evaluate its practicality and effectiveness. The results demonstrated that the module is practical for instructional use, receiving a practicality score of 81%. The module’s effectiveness was assessed through pretest and posttest evaluations, which showed an average student score improvement from 49.33% to 81%. This increase reflects a significant enhancement in students' understanding of the material as well as their critical thinking, analytical, and problem-solving skills. Consequently, the PBL-based module is deemed effective for implementation in chemistry education, particularly concerning reaction rates, and is recommended for further development in other chemistry topics.
Pengaruh Model Kooperatif Tipe Kancing Gemerincing (Jingle Button) terhadap Keterampilan Berbicara dan Hasil Belajar Kimia Siswa SMA Romundza, Febbry; Hariyanto, Hariyanto; Sanova, Aulia
Multi Discere Journal Vol. 3 No. 1 (2024): May
Publisher : LITPAM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/mj.v3i1.2234

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menguji efektivitas model kooperatif tipe kancing gemerincing (jingle button) dalam meningkatkan keterampilan berbicara dan hasil belajar kimia siswa. Penelitian ini menggunakan desain quasi-experimental dengan dua kelompok, yaitu kelompok eksperimen yang diajar menggunakan model kooperatif kancing gemerincing dan kelompok kontrol dengan metode ekspositori. Analisis data dilakukan dengan uji-t dan analisis deskriptif untuk menguji perbedaan antara kelompok eksperimen dan kontrol. Hasil penelitian menunjukkan bahwa siswa di kelas eksperimen mengalami peningkatan signifikan dalam keterampilan berbicara, dengan rata-rata nilai mencapai 66,3%, dibandingkan dengan kelas kontrol yang hanya 59,4%. Nilai posttest hasil belajar kognitif di kelas eksperimen juga lebih tinggi (85,29) dibandingkan dengan kelas kontrol (72,93), dan ketuntasan belajar klasikal di kelas eksperimen mencapai 96,7% dibandingkan dengan 48,5% di kelas kontrol. Temuan ini mengindikasikan bahwa model kooperatif kancing gemerincing efektif dalam meningkatkan keterampilan berbicara siswa dan pemahaman konsep kimia yang abstrak, sehingga model ini dapat menjadi strategi pembelajaran yang berguna untuk meningkatkan partisipasi aktif siswa dan kualitas pemahaman mereka dalam materi kimia. The Effect of the Cooperative Learning Model Jingle Button on High School Students' Speaking Skills and Chemistry Learning Outcomes  Abstract This study aimed to evaluate the effectiveness of the Jingle Button cooperative learning model in enhancing students' speaking skills and chemistry learning outcomes. This research employed a quasi-experimental design with two groups: an experimental group taught using the Jingle Button model and a control group taught using the expository method. Data analysis was conducted using t-tests and descriptive analysis to assess differences between the experimental and control groups. The findings show that students in the experimental group experienced a significant increase in speaking skills, with an average score of 66.3%, compared to 59.4% in the control group. The post-test cognitive learning outcomes in the experimental group were also higher (85.29) than in the control group (72.93), with the experimental group achieving a class-wide learning mastery of 96.7% compared to 48.5% in the control group. These findings indicate that the Jingle Button cooperative model is effective in enhancing students’ speaking skills and understanding of abstract chemistry concepts, making this model a useful teaching strategy for improving active participation and the quality of students’ understanding in chemistry.
Pengaruh Strategi Pembelajaran Context-Rich Problem (CRP) terhadap Pemahaman Konsep Reaksi Redoks Ismuliani, Ismuliani; Muhali, Muhali; Kerihi, Eka Citra Gayatri
Multi Discere Journal Vol. 3 No. 1 (2024): May
Publisher : LITPAM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/mj.v3i1.2235

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh strategi pembelajaran Context-Rich Problem (CRP) terhadap pemahaman konsep reaksi redoks siswa kelas X di SMA Al-Ma'arif Taklimusshibyan Sangkong. Metode penelitian yang digunakan adalah kuasi-eksperimen dengan desain posttest-only control group, melibatkan 52 siswa yang dibagi menjadi kelompok eksperimen yang menggunakan strategi CRP dan kelompok kontrol yang diajar dengan metode ceramah. Pengumpulan data dilakukan melalui tes pemahaman konsep yang diberikan setelah perlakuan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa siswa yang diajar dengan strategi CRP memiliki rata-rata nilai posttest lebih tinggi (79,16) dibandingkan dengan kelompok kontrol (69,87). Selain itu, ketuntasan klasikal pada kelompok eksperimen mencapai 92%, sedangkan pada kelompok kontrol hanya 78%. Uji-t menunjukkan perbedaan yang signifikan antara kedua kelompok dengan nilai p sebesar 0,000 (p < 0,05), yang mengonfirmasi bahwa strategi CRP memiliki dampak positif terhadap pemahaman konsep reaksi redoks siswa. Dengan demikian, strategi CRP efektif dalam meningkatkan pemahaman konsep reaksi redoks dan mendorong partisipasi aktif siswa dalam pembelajaran kimia. The Effect of Context-Rich Problem (CRP) Learning Strategy on Students' Conceptual Understanding of Redox Reactions  Abstract This study aims to examine the effect of the Context-Rich Problem (CRP) learning strategy on students' conceptual understanding of redox reactions in Grade X at SMA Al-Ma'arif Taklimusshibyan Sangkong. A quasi-experimental method with a posttest-only control group design was used, involving 52 students divided into an experimental group using the CRP strategy and a control group taught through lectures. The study’s data collection employed a conceptual understanding test administered post-intervention. Results indicate that students taught with the CRP strategy achieved a higher average posttest score (79.16) compared to the control group (69.87). Furthermore, the experimental group attained a classical mastery level of 92%, exceeding the control group's 78%. A t-test analysis revealed a significant difference between the groups, with a p-value of 0.000 (p < 0.05), confirming the positive impact of the CRP strategy on students' conceptual understanding of redox reactions. Thus, CRP is effective in enhancing students' understanding of redox reaction concepts and fostering active participation in chemistry learning.
Pengaruh Model Problem Based Learning terhadap Kemampuan Generik Sains dan Pemahaman Konsep Siswa Hambarwati, Sri; Muhali, Muhali; Taloin, Rensani
Multi Discere Journal Vol. 3 No. 2 (2024): November
Publisher : LITPAM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/mj.v3i2.2236

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pengaruh model Problem-Based Learning (PBL) terhadap kemampuan generik sains dan pemahaman konsep siswa pada materi reaksi reduksi-oksidasi. Metode kuasi-eksperimen dengan desain pretest-posttest control group digunakan pada 53 siswa kelas X di SMA Islam Al-Azhar NW Kayangan, yang dibagi secara acak menjadi kelompok eksperimen (n=25) dan kontrol (n=28). Hasil penelitian menunjukkan bahwa kelompok eksperimen yang diajarkan dengan PBL mengalami peningkatan signifikan dalam kemampuan generik sains, terutama pada indikator bahasa simbolik (nilai rata-rata posttest 75,00) dan inferensi logika (29,00), dengan signifikansi 0,000. Peningkatan pemahaman konsep siswa juga signifikan pada kelompok eksperimen, dengan rata-rata posttest 70,60 dibandingkan kelompok kontrol yang hanya mencapai 46,00 (signifikansi 0,003). Temuan ini menunjukkan bahwa PBL lebih efektif daripada metode konvensional dalam meningkatkan kemampuan generik sains dan pemahaman konsep siswa dalam materi kimia yang kompleks. Penerapan PBL dalam pembelajaran kimia di sekolah disarankan untuk meningkatkan kualitas pemahaman siswa terhadap konsep-konsep abstrak. The Effect of Problem-Based Learning Model on Students’ Generic Science Skills and Conceptual Understanding  Abstract This study aimed to examine the effect of the Problem-Based Learning (PBL) model on students' generic science skills and conceptual understanding of redox reactions. A quasi-experimental method with a pretest-posttest control group design was employed with 53 tenth-grade students from SMA Islam Al-Azhar NW Kayangan, who were randomly assigned into an experimental group (n=25) and a control group (n=28). The findings revealed that the experimental group taught using PBL showed a significant increase in generic science skills, particularly in symbolic language (posttest mean score of 75.00) and logical inference (29.00), with a significance level of 0.000. Conceptual understanding also improved significantly in the experimental group, with a posttest mean score of 70.60, compared to 46.00 in the control group (significance level of 0.003). These results indicate that PBL is more effective than conventional methods in enhancing both generic science skills and conceptual understanding in complex chemistry topics. The study recommends PBL application in chemistry education to deepen students' understanding of abstract concepts.
Perbedaan Sikap Percaya Diri antara Anak Sulung dan Anak Bungsu pada Siswa SMA Ursula, Putu Abda; Zainuddin, Muhammad
Multi Discere Journal Vol. 3 No. 2 (2024): November
Publisher : LITPAM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/mj.v3i2.2278

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi perbedaan sikap percaya diri antara anak sulung dan anak bungsu pada siswa kelas X dan XI, serta mengevaluasi faktor keluarga dan sosial yang memengaruhi perbedaan ini. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif komparatif dengan instrumen berupa angket sikap percaya diri yang terdiri dari 20 item pernyataan, diukur menggunakan skala Likert. Sampel terdiri dari 20 siswa anak sulung dan 20 siswa anak bungsu, yang dipilih melalui teknik random sampling. Hasil analisis menunjukkan bahwa terdapat perbedaan signifikan dalam sikap percaya diri antara kedua kelompok, di mana anak bungsu memiliki tingkat kepercayaan diri yang lebih tinggi. Uji statistik t-test menghasilkan nilai t sebesar 2.842, yang lebih besar dari nilai t-tabel 2.021 pada taraf signifikansi 5%, sehingga hipotesis alternatif diterima. Temuan ini mengindikasikan bahwa peran sosial dan dinamika keluarga berkontribusi terhadap perbedaan ini. Implikasi penelitian mencakup pentingnya intervensi pendidikan dan konseling yang disesuaikan untuk mendukung pengembangan sikap percaya diri siswa berdasarkan urutan kelahiran mereka. Differences in Self-Confidence Between Firstborn and Youngest Children in High School Students Abstract This study aims to explore the differences in self-confidence between firstborn and youngest children among Grade X and XI students, as well as to evaluate the family and social factors influencing these differences. A comparative quantitative approach was employed, utilizing a 20-item self-confidence questionnaire measured on a Likert scale. The sample consisted of 20 firstborn and 20 youngest students, selected through random sampling. Data analysis revealed a significant difference in self-confidence between the two groups, with youngest children showing higher confidence levels. The t-test result showed a t-value of 2.842, greater than the t-table value of 2.021 at the 5% significance level, thus supporting the alternative hypothesis. These findings suggest that social roles and family dynamics contribute to this difference. The study implies the need for tailored educational and counseling interventions to support students' self-confidence development based on birth order.

Page 1 of 2 | Total Record : 15