Materi Pendidikan agama Islam merupakan materi yang wajib diberikan kepada siswa pada semua jenjang. Namun ironisnya, materi pendidikan agama Islam ini masih dianggap sebelah mata dan cenderung dianggap sebelah mata oleh dunia Pendidikan umumnya. Hal ini dibuktikan dengan materi pendidikan agama Islam ini belum mejadi salah satu materi di antara materi lain yang menjadi penilaian utama kompetensi siswa ketika kenaikan atau kelulusan pada jenjang tertentu. Padahal jika kita mau jujur dengan kondisi generasi bangsa yang walau secara kognitif bisa dibilang baik, namun sudah menjadi fenomena dan realitas social bahwa generasi bangsa ini miskin karakter. Materi pendidikan agama Islam yang memiliki orientasi pembangunan karakter siswa dengan menggunakan nilai-nilai agama sebagai referensi utama harusnya dipertimbangkan untuk menjadi bahan utama standar karakter seluruh siswa saat mereka akan naik kelas atau lulus dari jenjang pendidikan tertentu. Sejauh ini aspek kognitif siswa seakan dianggap sebagai hal yang tidak penting untuk secara ringan dan cenderung diremehkan cukup diisi seadanya saja tanpa melihat kondisi objektif siswa dan melihat agama sebagai parameternya. Lebih jauh lagi, materi Pendidikan agama Islam sebenarnya juga mengcover aspek perkembangan siswa sebagaimana mata Pelajaran lainnya. Semisal materi fikih ibadah yang memiliki orientasi dalam mengembangkan aspek kognitif dan psikomotorik. Kemudian materi akhlak yang tentu saja untuk perkembangan afektif.
Copyrights © 2023