Kondisi perkerasan jalan yang baik sangat penting untuk keselamatan pengguna jalan. Ketersediaan material alam semakin terbatas, oleh karena itu perlu adanya inovasi material limbah untuk perkerasan jalan. Penelitian ini memanfaatkan limbah tempurung kelapa sebagai filler pada lapisan AC-WC (Asphalt Concrete-Wearing Course). Tempurung kelapa berasal dari pasar Wonokromo, pasar Karah Agung, dan gudang kelapa di Pandegiling Surabaya. Penelitian ini bertujuan untuk memperoleh sifat campuran agregat dan aspal, serta mengidentifikasi karakteristik perkerasan dengan filler abu tempurung kelapa dengan pengujian Marshall. Metode eksperimen dilakukan dengan pengujian filler abu tempurung kelapa, agregat dan aspal, serta karakteristik Marshall pada lapisan AC-WC. Hasil yang diperoleh adalah sifat fisik agregat, aspal, dan abu tempurung kelapa memenuhi persyaratan Spesifikasi Bina Marga. Penggunaan filler abu tempurung kelapa sebesar 3,5% menghasilkan Kadar Aspal Optimum (KAO) sebesar 6,3%, sedangkan filler sebesar 4% menghasilkan KAO sebesar 5,9%. Berdasarkan parameter Marshall, campuran AC-WC dengan filler abu tempurung kelapa sebesar 3,5% memenuhi semua standar Spesifikasi Umum Bina Marga Tahun 2018. Penggunaan abu tempurung kelapa sebagai filler dalam campuran perkerasan jalan meningkatkan kekuatan dan keawetan perkerasan jalan.
Copyrights © 2023