Jalur pejalan kaki tentunya harus dirancang semaksimal mungkin untuk memberikan rasa aman dan nyaman bagi para penggunanya. Penelitian dilakukan di sepanjang trotoar pada Jalan Raya Menganti Lidah Wetan, Kota Surabaya. Penelitian dilakukan dengan cara melaksanakan observasi langsung, menyebarkan kuisioner, dokumentasi, serta mendapatkan data yang berkaitan dari Dinas Perhubungan Kota Surabaya. Metode penelitian yang digunakan yaitu analisis karakteristik pengguna dan analisis desain ulang yang dimana kedua analisis tersebut masuk ke dalam analisis deskriptif kuantitatif. Berdasarkan penelitian yang dilakukan karakteristik pengguna dibagi menjadi tiga, antara lain pengguna trotoar penuh (30 orang), pengguna trotoar dan kendaraan umum (60 orang), serta pengguna trotoar dan kendaraan pribadi (30 orang). Selain itu, jalur pejalan kaki didesain ulang dengan melebarkan ruang pejalan kaki yang semula sebesar 1,00 meter menjadi 3,55 meter disertai dengan penambahan fasilitas pendukung jalur pejalan kaki. Dilakukannya dua hal tersebut diharapkan dapat meningkatkan kenyamanan dan menambah daya tarik masyarakat untuk berjalan kaki menggunakan trotoar tersebut. Berdasarkan tiga pengelompokan di atas, hasil terbanyak yang didapatkan yakni pengguna trotoar berusia 19-24 tahun, jenis kelamin didominasi oleh perempuan, status pekerjaan didominasi oleh mahasiswa, asal perjalanan didominasi dari rumah, dan tujuan perjalanan didominasi pada beberapa tujuan, diantaranya kampus, sekolah, dan tempat perbelanjaan maupun tempat rekreasi.
Copyrights © 2023