Entering the third millennium, technological advancements have significantly impacted human life, making activities easier and more comfortable, but also creating new social and mental challenges. The rise of automation, robotics, and artificial intelligence in various sectors has led to the displacement of human workers. Many industries now prefer machines over humans due to time efficiency and cost reduction, causing widespread unemployment. This has led to feelings of depression among individuals unable to adapt to the demands of Industry 4.0. Guidance counseling services play a crucial role in helping individuals overcome depression by providing emotional support and teaching coping strategies to adapt to this new era. Through counseling, individuals can rediscover their self-identity, build mental resilience, and learn how to face challenges with a positive outlook. Contributions: This study contributes to understanding the mental health challenges arising from Industry 4.0, particularly focusing on depression due to job displacement and technological adaptation issues. It emphasizes the role of guidance counseling in mitigating these challenges, highlighting its potential to provide emotional support and coping strategies for individuals affected by the changes. Memasuki milenium ketiga, kemajuan teknologi memiliki dampak besar terhadap kehidupan manusia, mempermudah aktivitas dan menciptakan kenyamanan, namun juga menimbulkan tantangan sosial dan mental baru. Meningkatnya otomatisasi, robotik, dan kecerdasan buatan di berbagai sektor menyebabkan penggantian pekerja manusia. Banyak industri kini lebih memilih mesin daripada manusia karena efisiensi waktu dan pengurangan biaya, yang menyebabkan pengangguran di mana-mana. Hal ini menyebabkan banyak individu mengalami depresi karena ketidakmampuan beradaptasi dengan tuntutan Industri 4.0. Pelayanan bimbingan konseling memainkan peran penting dalam membantu individu mengatasi depresi dengan memberikan dukungan emosional dan mengajarkan strategi coping untuk beradaptasi dengan era ini. Melalui konseling, individu dapat menemukan kembali jati diri mereka, membangun ketahanan mental, dan belajar menghadapi tantangan dengan pandangan positif. Kontribusi: Penelitian ini memberikan kontribusi dalam memahami tantangan kesehatan mental yang timbul akibat Industri 4.0, terutama terkait dengan depresi akibat kehilangan pekerjaan dan kesulitan beradaptasi dengan teknologi. Penelitian ini juga menyoroti peran bimbingan konseling dalam mengatasi tantangan tersebut, serta potensinya dalam memberikan dukungan emosional dan strategi coping bagi individu yang terdampak.
Copyrights © 2024