Perkembangan industri kain di Indonesia saat ini terlihat semakin pesat. Setiap industri diharuskan selalu memperbaiki kualitas produk yang dihasilkan agar dapat memenuhi permintaan setiap konsumen. Semakin tinggi produktivitas maka akan mengakibatkan semakin besar risiko cacat yang di timbulkan. PT XYZ dikenal sebagai produsen kain tenun berkualitas yang diproduksi dengan alat tenun bukan mesin dan alat tenun mesin. Berdasarkan penelitian diperoleh bahwa terdapat potensi cacat saat proses produksi kain tenun yang mengakibatkan terjadinya cacat abnormal selvage yang termasuk dalam kategori cacat mayor.Hasil penelitian dapat diketahui bahwa resiko yang ditimbulkan karena setting mesin yang berhubungan dengan pinggiran kain serta pengggunaan benang catchcord yang tidak sesuai standar akan berakibat pada terjadinya cacat abnormal selvage yang termasuk dalam cacat mayor. Sehingga dari permasalahan tersebut perlu upaya pengendalian mutu produk kain tenun dengan menggunakan Seven QC Tools. Kata kunci : Seven QC Tools, Pengendalian Mutu
Copyrights © 2025