ABSTRAK Coronavirus Disease 2019 (COVID-19) adalah sebuah penyakit menular yang disebabkan oleh SARS CoV-2, yang dapat menyebar antar orang melalui percikan air liur (droplet) dari orang yang terinfeksi. Prevalensi kasus positif covid-19 pada tahun 2021 di dunia sebanyak 254.256.432 kasus, sedangkan di Indonesia sekitar 4.254.443 kasus positif. Penyebaran kasus ini sangat berdampak bagi kehidupan remaja yaitu menyebabkan kecemasan. Cemas merupakan suatu perasaan yang muncul saat seseorang berada dalam keadaan yang dapat mengancam keadaan jiwa dan dapat menjadi sinyal untuk mempersiapkan diri dalam menghadapi suatu keadaan. Terapi nonfarmakologi yang dapat dilakukan untuk menurunkan kecemasan pada remaja dimasa pandemi COVID-19 yaitu terapi relaksasi benson. Terapi relaksasi benson adalah relaksasi yang menggabungkan teknik pernapasan dalam dan kata-kata atau ungkapan yang diyakini seseorang dapat menenangkan dan menurunkan beban perasaan yang dirasakan oleh seseorang dan dapat mempengaruhi kesehatannya. Tujuan dari studi kasus ini menggambarkan penerapan terapi relaksasi benson terhadap penurunan tingkat kecemasan pada remaja dimasa pandemi COVID-19. Metode penulisan menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan proses asuhan keperawatan, sampel yang diambil yaitu 2 responden. Studi kasus ini dilakukan pada tanggal 31 Januari – 5 Februari 2022, tindakan dilakukan selama 2 kali seminggu dengan durasi 10-15 menit pada setiap pertemuan. Hasil studi kasus pada responden 1 dari cemas sedang (27) menjadi cemas ringan (14), sedangkan pada responden 2 dari cemas sedang (25) menjadi cemas ringan (13). Kesimpulannya terapi relaksasi benson efektif untuk mengatasi kecemasan selama pandemi COVID-19 karena terapi relaksasi benson dapat memberikan efek mententraman hati, mengurangi rasa khawatir, cemas dan gelisah.Kata kunci: Kecemasan, COVID-19, Remaja, Terapi Relaksasi Benson
Copyrights © 2023