Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi dampak program bimbingan dan konseling (BK) terhadap pengurangan pelanggaran kedisiplinan siswa di MAN 2 Model Medan. Dengan menggunakan pendekatan deskriptif kuantitatif, data dianalisis melalui teknik statistik deskriptif untuk menilai efektivitas layanan BK dalam menjawab kebutuhan siswa. Temuan menunjukkan bahwa penerapan program BK yang terstruktur, dengan fokus pada mediasi dan tutorial, secara signifikan menekan tingkat pelanggaran disiplin. Evaluasi berkala terhadap pelaksanaan program mengungkapkan bahwa peran guru BK dalam memberikan bimbingan telah terbukti efektif dalam meningkatkan kedisiplinan siswa secara berkelanjutan.
Copyrights © 2024