Hadis yang menceritakan tentag Nabi Musa menampar malaikat Jibril merupakan salah satu hadis yang diperselisihkan kebenarannya. Karena, kandungan hadis tersebut bertentangan dengan akal, tidak rasional. Perselisihan ini yang kemudian menuntut agar dilakukan penelitian untuk memastikan Bagaimana kualitas dan pemahamannya?. Metode parsial dan simultan dalam penelitian hadis adalah metode yang akan digunakan dalam penelitian ini untuk menjawab persoalan tersebut. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan jenis penelitian library researchengan pendekatan parsial dan simultan dalam penelitian. Hasil dari penelitian ini menyimpulkan bahwa, setelah dilakukan penelitian hadis secara parsial dan simultan maka, hadis yang menceritkan tentang “Nabi Musa menampar malaikat maut sehingga bercak matanya” secara sanad, sahih. Secara matan hadis ini juga sahih. Karena tidak shad dan tidak ada ‘illat, hadis ini berkaitan dengan hal-hal yang sifatnya ghaib. suatu hadis jika kandungannya berkaitan dengan hal-hal yang ghaib seperti peristiwa malaikat Jibril dengan Nabi musa maka, tidak bisa dilogikakan namun hal ini merupakan ranah iman.
Copyrights © 2024