Moh Imron Imron
STIU Darussalam Bangkalan

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

SAHABAT NABI PERSPEKTIF SUNNI DAN SYI’AH Moh Imron Imron
Musnad : Jurnal Ilmu Hadis Vol 2 No 2 (2024): Desember
Publisher : LPPM Sekolah Tinggi Ilmu Ushuluddin Darussalam Bangkalan Madura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56594/musnad.v2i2.319

Abstract

Dua arah yang berbeda sukar untuk ditemukan antara ideologi Sunni dan Syi’ah dalam menilai eksistensi sahabat. Sunni mengatakan bahwa Sahabat Nabi adalah orang-orang yang adil. Namu, berbeda dari itu, Syiah meyakini bahwa sahabat Nabi adalah orang yang murtad pasca wafatnya Nabi. Dua ideologi ini yang menjadi suatu kegelisahan dan penting untuk dikaji. Yaitu melihat status sahabat Nabi dalam perspektif Sunni dan Syi’ah dengan tujuan mengetahui alasan dari representasi dua ideologi ini. Metodologi penelitian yang digunakan adalah metodologi kualitatif dengan jenis kajian kepustakaa. Adapun pengumpulan datanya dengan menggunakan teknik dokumintasi dengan pendekatan komparasi. Hasil dari penelitian ini menyimpulkan bahwa Sunni dengan ideologi yang berlandaskan dalil al-Qur’an dan Sunnah meyakini bahwa sahabat Nabi adalah orang yang adil. Sedangkan Syi’ah dengan dalilnya meyakini bahwa mayoritas sahabat Nabi adalah orang yang murtad pasca wafatnya Nabi hanya sedikit dari mereka yang masih mempertahankan keimanannya. Ideologi ini tumbuh atas dasar al-Qur’an dan hadis dalam perspektifnya.
METODE PARSIAL DAN SIMULTAN DALAM ANALISIS HADIS TENTANG NABI MUSA MENAMPAR MALAIKAT MAUT Moh Imron Imron; Ahmad Bahrudin
Musnad : Jurnal Ilmu Hadis Vol 2 No 1 (2024): Juli
Publisher : LPPM Sekolah Tinggi Ilmu Ushuluddin Darussalam Bangkalan Madura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56594/musnad.v2i1.314

Abstract

Hadis yang menceritakan tentag Nabi Musa menampar malaikat Jibril merupakan salah satu hadis yang diperselisihkan kebenarannya. Karena, kandungan hadis tersebut bertentangan dengan akal, tidak rasional. Perselisihan ini yang kemudian menuntut agar dilakukan penelitian untuk memastikan Bagaimana kualitas dan pemahamannya?. Metode parsial dan simultan dalam penelitian hadis adalah metode yang akan digunakan dalam penelitian ini untuk menjawab persoalan tersebut. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan jenis penelitian library researchengan pendekatan parsial dan simultan dalam penelitian. Hasil dari penelitian ini menyimpulkan bahwa, setelah dilakukan penelitian hadis secara parsial dan simultan maka, hadis yang menceritkan tentang “Nabi Musa menampar malaikat maut sehingga bercak matanya” secara sanad, sahih. Secara matan hadis ini juga sahih. Karena tidak shad dan tidak ada ‘illat, hadis ini berkaitan dengan hal-hal yang sifatnya ghaib. suatu hadis jika kandungannya berkaitan dengan hal-hal yang ghaib seperti peristiwa malaikat Jibril dengan Nabi musa maka, tidak bisa dilogikakan namun hal ini merupakan ranah iman.