Artikel ini mengelaborasi tentang kompetensi guru PAI dalam praktikum materi ibadah praktis di SMA Negeri 1 Suwawa Kabupaten Bone Bolango. Jenis penelitian ini adalah lapangan dengan menggunakan metode kualitatif. Teknik pengumpulan data diperoleh melalui wawancara, observasi dan studi dokumentasi. Proses selanjutnya data tersebut dianalisis melalui deskripsi kualitatif. langkah-langkah praktikum ibadah tajhiz mayat yaitu ada dua hal yang perlu dilakukan oleh pendidik sebelum melakukan praktikum yakni pendidik harus memberikan simulasi terlebih dahulu, kemudian memberikan kepercayaan kembali pada siswa untuk mempraktikkan tanpa diajarkan. Hal ini terlihat dari aktivitas siswa dalam praktikum yang di mulai dari memandikan, mangkafani, dan menyalatkan mayat. Adapun kendala yang dihadapi oleh guru dalam melakukan praktikum adalah kurangnya fasilitas praktikum sehingga proses praktikum tazhiz mayat tidak lengkap dalam pelaksanaanya. Hal ini terlihat pada kegiatan praktikum yang di lakukan oleh siswa hanya mamandikan, mengkafani, dan meyalatkan. Kesimpulan dalam penelitian ini adalah guru PAI sudah memiliki kompetensi pedagogik dan kompetensi profesional dalam praktikum materi ibadah tajhiz mayat.
Copyrights © 2024