Pencegahan risiko bunuh diri pada remaja merupakan isu kesehatan mental yang sangat penting, mengingat tingginya angka bunuh diri di kalangan kelompok usia tersebut. Deteksi dini dan edukasi psikososial menjadi langkah kunci dalam mencegah tindakan bunuh diri dengan memberikan pemahaman kepada remaja tentang bagaimana mengenali gejala depresi, stres, dan masalah psikologis lainnya. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi peran deteksi dini dan edukasi psikososial dalam pencegahan bunuh diri pada remaja. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kuantitatif dengan menggunakan survei untuk mengumpulkan data dari remaja di beberapa sekolah menengah atas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa remaja yang mengikuti program deteksi dini dan edukasi psikososial memiliki tingkat pemahaman yang lebih baik tentang tanda-tanda peringatan bunuh diri dan lebih siap untuk mencari bantuan. Selain itu, pendidikan tentang keterampilan koping psikologis seperti manajemen stres dan teknik relaksasi terbukti efektif dalam mengurangi kecenderungan untuk melakukan tindakan bunuh diri. Studi ini menekankan pentingnya pengintegrasian program pencegahan bunuh diri berbasis deteksi dini dan edukasi psikososial dalam sistem pendidikan sebagai bagian dari upaya meningkatkan kesehatan mental remaja.
Copyrights © 2025