Iman merupakan esensial dari Allah yang bersifat abstrak sehingga hubungan ini hanya dapat diketahui secara vertikal. Namun demikian, iman menjadi tolak ukur pertumbuhan spiritual orang percaya. Tujuan dari penulisan artikel ini adalah untuk menggali dua pokok penting. Pertama, iman diperoleh karena takut akan Allah; dan Kedua, iman bersumber dari pendengaran atau warisan dari orang tua. Kajian dalam artikel ini menggunakan pendekatan deskriptif-analatis dengan mendasarkan pada pandangan Peter dalam bukunya "The Philokalia The Complete Text Compilet By St Nikodimos Of The Holy Mountain And St Makarios Of Corinth Volume Three." Dari kajian tersebut diperoleh hasil bahwa pengaruh iman menciptakan relasi dengan Allah, beroleh keselamatan serta menolong orang percaya untuk mendisplinkan diri dalam Spiritualitas yang menuntun pada kekudusan hidup dengan tujuan yang sama yaitu mencapai Theosis dengan Allah.
Copyrights © 2023