Penelitian tentang bahasa gaul di kalangan Gen Alpha dalam konteks Society 5.0 bertujuan untuk memahami hubungan antara bahasa, teknologi, dan identitas sosial, serta dampaknya terhadap komunikasi generasi muda di era digital. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif untuk menganalisis makna, pembentukan, dan penyebaran istilah bahasa gaul Gen Alpha melalui media sosial seperti TikTok, Instagram, dan Twitter. Data dikumpulkan melalui observasi dan analisis konten, dengan fokus pada pengamatan aktivitas di media sosial untuk memahami penggunaan istilah-istilah tersebut, serta bagaimana penyebarannya dipengaruhi oleh tren viral dan identitas pengguna Gen Alpha. Penelitian menunjukkan bahwa terdapat 35 istilah bahasa gaul yang digunakan oleh Gen Alpha dalam komunikasi digital. Istilah-istilah ini muncul melalui adaptasi, kreativitas, dan peniruan, dengan kreativitas menjadi faktor utama yang mencerminkan dinamika sosial dan gaya hidup inovatif Gen Alpha. Media sosial, terutama platform seperti TikTok, Instagram, dan Twitter, memainkan peran besar dalam mempercepat penyebaran istilah baru ini, memungkinkan istilah gaul berkembang secara organik dan menyebar dengan cepat ke jutaan pengguna di seluruh dunia. Hasil penelitian ini diharapkan dapat menjadi panduan dalam pengajaran dan interaksi sosial yang lebih efektif dengan mempertimbangkan pengaruh teknologi terhadap penggunaan bahasa dalam kehidupan sehari-hari.
Copyrights © 2024