Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi maraknya PKL di Desa Panancangan kecamatan Cipocok Jaya Kota Serang, Masalah yang di hadapi yaitu penempatan lokasi untuk jual beli di tempat yang tidak seharusnya. Seperti trotoar, badan jalan, dan di emperan depan toko. Akibatnya banyak PKL disekitaran badan jalan dan trotoar, para pejalan kaki merasakan ketidaknyamanan dengan tempat yang di pilih tersebut dan membuat sekitaran jalan terlihat kumuh dan kotor. Solusinya yaitu PKL sudah memiliki ijin usaha yang pasti, diadakannya fasilitas bagi PKL dalam memperoleh modal dari pemerintah. Hasil dari penelitian menunjukkan bahwa PKL di Desa Panancangan, yaitu pendidikan yang rendah, pendidikan yang rendah membuat masyarakat tidak mampu bersaing dengan sektor formal, karena keterbatasan pada pendidikan terakhir. Memiliki kebiasaan yang tidak dapat bekerja dibawah tekanan, hal ini menyebabkan masyarakat gemar menggeluti perdagangan. Keterbatasan ekonomi, di Indonesia sendiri merupakan negara dengan mayoritas sektor ekonomi menengah ke bawah, karena PKL tidak membutuhkan biaya yang terlalu besar sehingga hal ini pula menjadi pemicu maraknya pedagang kaki lima di Desa Panancangan ini.
Copyrights © 2024