Kota Medan merupakan salah satu kota terbesar di Indonesia yang kaya akan keberagaman budaya dan etnis, menjadi tempat bertemunya berbagai suku, agama, dan budaya. Meskipun keberagaman ini menciptakan dinamika sosial yang unik, hal tersebut juga menimbulkan tantangan dalam komunikasi antarbudaya. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hambatan-hambatan dalam interaksi komunikasi antarbudaya di Kota Medan yang beragam etnis. Salah satu hambatan utama adalah perbedaan bahasa, di mana berbagai etnis seperti Batak, Jawa, Tionghoa, dan Melayu memiliki bahasa dan dialek berbeda yang dapat menyebabkan kesalahpahaman serta konflik antar kelompok. Selain itu, perbedaan nilai dan norma budaya, serta agama, turut menjadi penghalang dalam membangun hubungan yang harmonis. Faktor ekonomi juga berperan dalam menciptakan kesenjangan yang memperburuk komunikasi antar etnis. Dengan memahami berbagai hambatan ini, diharapkan tercipta solusi untuk meningkatkan efektivitas komunikasi antarbudaya dan mendorong terciptanya harmoni dalam masyarakat multikultural di Kota Medan.
Copyrights © 2024