Penelitian ini membahas Perkembangan Filsafat dan Sains pada Zaman Islam. Dimulai dengan latar belakang bahwa filsafat Ilmu dan Agama memiliki keterkaitan yang saling tersambung satu sama lain dalam menunjang kemampuan manusia. Hasil penelitian ini menunjukka bahwa Filsafat ilmu dan agama memiliki hubungan yang saling terhubung satu sama lain. Hubungan yang saling terhubung ini terdapat pada tiga potensi utama manusia yaitu akal, budi serta keyakinan. Sejarah munculnya filsafat ilmu sendiri berasal dari Keldania Mesir Yunani, Suryani hingga tiba di Arab. Hadirnya filsafat di tengah bangsa Arab bersamaan dengan masuknya Islam disana. Dari jaman Jahiliyah, bangsa Arab sudah memiliki ketertarikan akan ilmu pengetahuan, lalu dengan hadirnya Islam yang mana selain disebabkan beberapa faktor yang salah satunya adalah penyebaran dakwah Islam, saat itu banyak buku-buku para filosof seperti Aritoteles yang telah diterjemahkan.. Filsafat mulai terlihat dalam membangun peradaban Islam ketika di masa Abbasiyah yaitu sekitar abad ke 9 M. Perkembangan filsafat Islam mulai berjaya dan berkembang dengan pesatnya pada tahun ke-9-12M yaitu: dalam khazanah ilmu pengetahuan dan masyarakat Muslim. Mengenai tokoh-tokoh filosof yang termasyhur pada zaman Islam ini, diantaranya yaitu sebagai berikut: Al-Kindi (801-866 M), Al-Razi (864-926 M, Al-Farabi (870-950 M), Ibnu Sina (980-1037 M), Al-Ghazali (1058-1111M).
Copyrights © 2025