Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan literasi dini peserta didik kelas 1A MIN 2 Metro dengan pendekatan Deep Learning dalam pembelajaran Bahasa Indonesia. Observasi dini menunjukkan bahwa hanya 39% (11 dari 28 peserta didik) yang dapat membaca dengan lancar, sementara 61% (17 peserta didik) masih menghadapi kesulitan. Dengan menggunakan metode Penelitian Tindakan Kelas (PTK) model Kemmis & McTaggart, penelitian ini dilaksanakan dalam dua siklus yang mencakup tahap perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi, dan refleksi. Data dikumpulkan melalui observasi, tes membaca, dan wawancara, lalu dianalisis secara deskriptif kualitatif dan kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan yang signifikan, di mana jumlah peserta didik yang mampu membaca dengan lancar meningkat dari 39% pada tahap dini menjadi 64% di siklus I, dan akhirnya mencapai 89% di siklus II. Selain meningkatkan keterampilan membaca, pendekatan Deep Learning juga berhasil mendorong motivasi belajar peserta didik. Oleh karena itu, metode ini sangat direkomendasikan untuk diterapkan dalam pembelajaran Bahasa Indonesia guna meningkatkan kualitas literasi peserta didik sejak dini.
Copyrights © 2025