Penelitian ini bertujuan untuk melihat penurunan pelanggaran siswa berdasarkan evaluasi program bimbingan konseling di SMAN 3 Kutacane. Metode penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara mendalam, observasi, studi dokumentasi,. Hasil penelitian menunjukkan bahwa evaluasi program BK terbukti efektif dalam mengurangi kasus pelanggaran, seperti ketidakhadiran, pelanggaran tata tertib, dan perilaku mengganggu. Pendekatan konseling individu dan kelompok, serta penyuluhan yang dilakukan oleh guru BK, berhasil meningkatkan kesadaran diri, motivasi, dan kedisiplinan siswa. Kolaborasi antara guru BK, wali kelas, dan orang tua juga menjadi faktor pendukung yang signifikan dalam menciptakan lingkungan sekolah yang lebih disiplin dan kondusif. Program BK di SMAN 3 Kutacane telah memberikan dampak positif dalam membentuk perilaku siswa dan menciptakan lingkungan belajar yang lebih baik.
Copyrights © 2025