Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Penurunan Pelanggaran Siswa Berdasarkan Evaluasi Program BK di SMAN 3 Kutacane Kessy Ananda; Nur Jihan Maimanah; Mutia Fitri; Yunita; Alfin Siregar
Jurnal Cakrawala Akademika Vol. 1 No. 6 (2025): Edisi April
Publisher : PT. Pustaka Cendekia Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70182/JCA.v1i6.1

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk melihat penurunan pelanggaran siswa berdasarkan evaluasi program bimbingan konseling di SMAN 3 Kutacane. Metode penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara mendalam, observasi, studi dokumentasi,. Hasil penelitian menunjukkan bahwa evaluasi program BK terbukti efektif dalam mengurangi kasus pelanggaran, seperti ketidakhadiran, pelanggaran tata tertib, dan perilaku mengganggu. Pendekatan konseling individu dan kelompok, serta penyuluhan yang dilakukan oleh guru BK, berhasil meningkatkan kesadaran diri, motivasi, dan kedisiplinan siswa. Kolaborasi antara guru BK, wali kelas, dan orang tua juga menjadi faktor pendukung yang signifikan dalam menciptakan lingkungan sekolah yang lebih disiplin dan kondusif. Program BK di SMAN 3 Kutacane telah memberikan dampak positif dalam membentuk perilaku siswa dan menciptakan lingkungan belajar yang lebih baik. 
PERAN TERAPIS DALAM PELAKSANAAN TERAPI WICARA ANAK DENGAN KETERLAMBATAN BICARA ( SPEECH DELAY ): Studi Kasus Tunggal : Pada Lembaga Terapi Happy Children Centre Kessy Ananda; Ade Chita Putri Harahap; Alfin Siregar
ARIMA : Jurnal Sosial Dan Humaniora Vol. 3 No. 1 (2025): Agustus
Publisher : Publikasi Inspirasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62017/arima.v3i1.5744

Abstract

Keterlambatan bicara (speech delay) berdampak pada kemampuan komunikasi dan interaksi anak sehingga memerlukan intervensi berupa terapi wicara. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan peran terapis dalam pelaksanaan terapi wicara anak speech delay serta mengidentifikasi faktor pendukung dan penghambatnya. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan desain studi kasus tunggal di Lembaga Terapi Happy Children Centre Kota Binjai. Subjek penelitian adalah seorang terapis wicara dan satu orang tua anak dengan keterlambatan bicara. Data diperoleh melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi, lalu dianalisis secara deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peran terapis meliputi perencana, pelaksana, fasilitator, mitra orang tua, dan evaluator. Faktor pendukung pelaksanaan terapi adalah keterlibatan orang tua, media terapi yang tersedia, serta respon positif anak, sedangkan hambatannya berupa kurangnya konsistensi orang tua, keterbatasan sarana, dan variasi respons anak. Kesimpulannya, terapis tidak hanya berperan sebagai pelaksana teknis, tetapi juga sebagai motivator dan mitra orang tua dalam mendukung perkembangan anak speech delay.