Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh taraf protein dan lisin terhadap massa kalsium dan panjang tulang femur khususnya pada ayam kampung fase finisher (umur 7-12 minggu). Penelitian ini menggunakan 240 ekor ayam kampung (unsex). Kandang untuk pemeliharaan terdiri dari 24 unit percobaan dan masing-masing unit percobaan terdiri dari 10 ekor ayam menggunakan bertipe multiple cage dengan dikelilingi wire. Penelitian menggunakan rancangan acak lengkap (RAL) pola faktorial 2 x 3 dengan 4 ulangan. Faktor pertama adalah taraf protein ransum yang terdiri atas 2 taraf (17% dan 14%). Faktor kedua adalah penambahan lisin yang terdiri atas 3 taraf (0,6%; 0,7%, dan 0,8%). Parameter yang diamati dalam penelitian ini adalah massa Ca tulang dan panjang tulang. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa massa Ca tulang finisher pada taraf protein P1 dan taraf lisin L1, L2 dan L3 berturut-turut yaitu 0,08±0,023, 0,10±0,027, dan 0,09±0,017 g/ekor, sedangkan massa Ca tulang finisher pada taraf protein P2 dan taraf lisin L1, L2 dan L3 berturut-turut yaitu 0,09±0,019, 0,09±0,008, dan 0,10±0,011 g/ekor. Panjang tulang femur finisher pada taraf protein P1 dan taraf lisin L1, L2 dan L3 berturut-turut yaitu 5,68±0,54, 5,85±0,30, dan 6,52±0,31 cm, sedangkan panjang tulang femur finisher pada taraf protein P1 dan taraf lisin L1, L2 dan L3 berturut-turut yaitu 5,93±0,54, 5,84±0,33, dan 5,75±0,40 cm tidak menunjukkan perbedaan yang nyata. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa taraf protein dan lisin yang berbeda tidak memberikan pengaruh terhadap massa kalsium tulang dan panjang tulang femur ayam kampung finisher.
Copyrights © 2024