Permainan tradisional tanpa disadari sudah mulai bergeser sedangkan pengaruh permainan tradisional sangatlah penting, melihat unsur dari kegiatanya dapat meransang anak khususnya dari segi motorik. Dengan fenomena tersebut maka Penelitian ini bertujuan untuk mengangkat permainan tradisional bentengan guna meningkatkan motorik kasar anak usia 5-6 tahun. Jenis penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam dua siklus. Subjek dalam penelitian ini adalah guru dan anak kelompok B TK Dharma Wanita Kabupaten Muna yang berjumlah 15 orang anak terdiri dari 8 anak perempuan dan 7 anak laki-laki. Berdasarkan Hasil analisis dari data aktivitas mengajar guru dari pelaksanaan siklus I hingga siklus II mengalami peningkatan dari 78,57% menjadi 92,85% dan pada aktivitas belajar anak didik juga mengalami peningkatan dari 78,57% menjadi 92,85%. Dengan demikian kesimpulan yang dapat diambil yaitu permainan tradisional bentengan tidak kalah dengan permainan modern yang dapat meningkatkan motorik kasar anak usia dini.
Copyrights © 2023