Anak berkebutuhan khusus memiliki hak yang sama untuk memperoleh pelayanan pendidikan. Dalam penelitian ini untuk mengetahui perkembangan motoric halus anak berkebutuhan khusus di TK Al Fatah Merauke melalui stimulasi permainan lego tempurung dengan sampel 5 anak lamban belajar dan 1 anak hiperaktif. Metode penelitian yang digunakan adalah metode penelitian kualitatif yang menguraikan tentang kesulitan belajar Anak Berkebutuhan Khusus (ABK). Teknik pengumpulan data yang digunakan melalui observasi, wawancara dan dokumentasi. Berdasarkan hasil penelitian prsentase perolehan pada tahap I dengan 4 kali pertemuan memperoleh 16,00 % dan pada tahap II dengan 9 kali pertemuan mengalami peingkatan menjadi 65,33 % dalam durasi waktu main selama 15 menit setiap pertemuan. Dari hasil yang di dapat peneliti menyimpulkan bahwa untuk pencapaian kemampuan motoric halus bagi anak berkebutuhan khusus melalui stimulasi permainan lego tempurung berhasil dengan baik, karena selain motoric halus ada peningkatan pada perkembangan social emosional, dan kreativitasnya.
Copyrights © 2024