Menurut data dari WHO, tercatat sebanyak 1.381 kasus kematian anak usia di bawah lima tahun disebabkan oleh unintentional injuries. Persoalan ini menjadi lebih serius di berbagai dunia mengingat keterbatasan kognitif yang dimiliki oleh anak usia dini sebagai salah satu penyebab kematian akibat cedera yang tidak disengaja. Pendidikan keselamatan hadir sebagai solusi untuk meminimalisir risiko kecelakaan pada anak. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan bagaimana implementasi pendidikan keselamatan untuk anak usia dini di PG RA Raihan Persis 27. Penelitian dilakukan dengan metode kualitatif. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan studi literatur, serta dianalisis dengan menggunakan analisis data kualitatif. Guru kelas B menjadi subjek penelitian ini. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa implementasi pendidikan keselamatan untuk anak usia dini sudah cukup untuk memfasilitasi perilaku keselamatan anak. Namun, pendidikan keselamatan harus dirancang dan diintegrasikan secara penuh ke dalam kurikulum harian agar pembelajaran dapat meningkatkan kesadaran anak secara efektif dan berkelanjutan.
Copyrights © 2024