Claim Missing Document
Check
Articles

Found 6 Documents
Search

Implementasi Topik Identitas Diri dan Profil Pelajar Pancasila pada Kelompok KGB TK Joykids National Plus Elan Elan; Qonita; Indri Anggraeni; Serfa Az-Zahra Sakinah
Jurnal Pelita PAUD Vol 8 No 1 (2023): Jurnal Pelita PAUD
Publisher : STKIP Muhammadiyah Kuningan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33222/pelitapaud.v8i1.3475

Abstract

Pengenalan identitas diri dan profil pelajar pancasila menjadi satu kesatuan yang utuh untuk dikembangkan. Permasalahan yang muncul yaitu pendidik kurang memahami dalam implementasi proyek yang sesuai dalam pelaksanaan dan penilaiannya. Adanya perubahan kurikulum lembaga sekolah perlu melakukan adaptasi dalam menerapkan kegiatan pembelajaran, peralihan dari kurikulum 2013 ke kurikulum merdeka merupakan inovadi kurikulum yang mengutamakan kebebasan belajar dan pembelajaran berbasis proyek. Oleh karena itu, penelitian ini menggunakan metodologi kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data berupa wawancara dan dokumentasi terhadap guru dan peserta didik yang mendeskripsikan mengenai implementasi projek profil pelajar pancasila dan topik identitas diri di TK Joykids National Plus. Penelitian ini memanfaatkan analisis data sekunder dan primer untuk mengolah data. Hasil penelitian menunjukan bahwa implementasi projek profil pelajar pancasila direalisasikam kedalam bentuk projek mingguan dan projek akhir. Proyek tersebut mengacu terhadap enam dimensi profil pancasila berupa implementasi nilai-nilai pancasila secara konkret.
IMPLEMENTASI PENDIDIKAN KESELAMATAN UNTUK MEMFASILITASI PERILAKU KESELAMATAN ANAK USIA DINI: IMPLEMENTATION OF SAFETY EDUCATION TO FACILITATE SAFETY BEHAVIOR IN EARLY CHILDHOOD Annisa Verina; Edi Hendri Mulyana; Qonita; Devita Savitri
Jurnal Riset Golden Age PAUD UHO Vol. 7 No. 2 (2024): Edisi Juli 2024
Publisher : Jurnal Riset Golden Age PAUD UHO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Menurut data dari WHO, tercatat sebanyak 1.381 kasus kematian anak usia di bawah lima tahun disebabkan oleh unintentional injuries. Persoalan ini menjadi lebih serius di berbagai dunia mengingat keterbatasan kognitif yang dimiliki oleh anak usia dini sebagai salah satu penyebab kematian akibat cedera yang tidak disengaja. Pendidikan keselamatan hadir sebagai solusi untuk meminimalisir risiko kecelakaan pada anak. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan bagaimana implementasi pendidikan keselamatan untuk anak usia dini di PG RA Raihan Persis 27. Penelitian dilakukan dengan metode kualitatif. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan studi literatur, serta dianalisis dengan menggunakan analisis data kualitatif. Guru kelas B menjadi subjek penelitian ini. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa implementasi pendidikan keselamatan untuk anak usia dini sudah cukup untuk memfasilitasi perilaku keselamatan anak. Namun, pendidikan keselamatan harus dirancang dan diintegrasikan secara penuh ke dalam kurikulum harian agar pembelajaran dapat meningkatkan kesadaran anak secara efektif dan berkelanjutan.
PENINGKATAN KEMAMPUAN MEMBACA PERMULAAN ANAK USIA 5-6 TAHUN MELALUI METODE FONIK Intan Maharani Putri; Taopik Rahman; Qonita
Al-ATHFAL: Jurnal Pendidikan Anak Vol. 6 No. 4 (2025): Oktober
Publisher : LPPM IAD Probolinggo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46773/alathfal.v6i4.2502

Abstract

Basic reading abilities are a crucial component of language development during early childhood. Observations at Amal Sholeh Islamic Kindergarten indicated that a majority of children aged 5 to 6 years experienced challenges in letter recognition, letter pronunciation, and associating sounds with letter symbols as a result of traditional teaching methods. This research seeks to enhance early reading abilities by using phonics techniques that focus on the systematic and multisensory recognition of letter sounds. The research conducted was a Classroom Action Research (CAR) model, based on the framework established by Kemmis and McTaggart, and it was implemented over a period of three months in two distinct cycles. The study involved 17 children who were part of group B. Data were gathered through observation, interviews, and documentation, which were confirmed using technical triangulation and expert assessment, and subsequently analyzed using both qualitative and quantitative methods. The findings revealed an upward trend in each cycle. The capability of teachers in organizing lessons improved from 69. 64% (good) in cycle I to 85. 71% (very good) in cycle II, whereas the execution of learning rose from 73% to 86%. The reading skills of children increased from 32% during the pre-cycle phase to 56. 25% in the first cycle, and further rose to 80% in the second cycle. Consequently, the phonics approach has demonstrated its effectiveness in enhancing reading abilities in young children, while also fostering a more engaging, enjoyable, and meaningful educational experience. Keywords: Early reading; Phonics Method; Letter Recognition
PENINGKATAN KEMAMPUAN MOTORIK KASAR MELALUI PERMAINAN TRADISIONAL ENGKLEK PADA ANAK USIA 5-6 TAHUN: Penelitian Tindakan Kelas (PTK) Irma Siti Maharani; heri yusuf muslihin; qonita
Didaktik : Jurnal Ilmiah PGSD STKIP Subang Vol. 11 No. 03 (2025): Volume 11 No. 03 September 2025 In Build
Publisher : STKIP Subang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36989/didaktik.v11i03.7566

Abstract

This study aimed to improve the gross motor skills of Group A students through the traditional game of engklek. The study used a Classroom Action Research (CAR) approach based on the spiral model by Kemmis & McTaggart, which involved two cycles, each consisting of planning, implementation, observation, and reflection. The subjects consisted of 13 students, and data was collected through observation and interviews. The results showed a significant improvement in students' gross motor skills. The average pre-action scores were all in the BB category (100%). After Cycle I, the scores increased to the MB category (46%) and BSH (53%). In Cycle II, the scores increased again to the BSH category (23%) and BSB (76%). Interviews revealed that learning through the traditional game of engklek provided a pleasant experience for students. With teacher guidance, the process of playing engklek became more engaging and enjoyable. Based on these findings, this study concludes that the use of the traditional game of engklek is effective in improving children's gross motor skills. Keywords: Gross motor skills, engklek, traditional game
EFEKTIVITAS PEMBELAJARAN PROJECT BASED LEARNING TERHADAP KEMAMPUAN KOGNITIF ANAK USIA 5-6 TAHUN DI TK PGRI GALUNGGUNG Amanatul Aulya Kurnia; Edi Hendri Mulyana; Qonita
Pedagogi : Jurnal Anak Usia Dini dan Pendidikan Anak Usia Dini Vol 11 No 2 (2025): AGUSTUS
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30651/pedagogi.v11i2.27451

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas pembelajaran Project Based Learning (PjBL) terhadap kemampuan kognitif anak usia 5–6 tahun, khususnya pada aspek pemecahan masalah dan berpikir logis. Metode yang digunakan adalah quasi eksperimen dengan desain one group pretest-posttest, melibatkan 14 anak di TK PGRI Galunggung. Instrumen penelitian berupa lembar observasi berdasarkan indikator kognitif dalam STPPA. Treatment dilakukan selama empat hari dengan dua proyek bertema kreasi daur ulang dan penjernih air sederhana. Hasil uji Wilcoxon menunjukkan nilai signifikansi sebesar 0,003 (<0,05), yang mengindikasikan adanya perbedaan signifikan antara hasil pretest dan posttest. Anak menunjukkan peningkatan kemampuan dalam mengklasifikasi, menyusun rencana, dan menyelesaikan masalah secara mandiri. Kontribusi ilmiah dari penelitian ini terletak pada penerapan pembelajaran Project Based Learning dalam konteks tematik peduli lingkungan, yang masih jarang dikaji secara kuantitatif pada anak usia dini. Penelitian ini juga memperkuat bukti bahwa pendekatan PjBL efektif mengembangkan kemampuan berpikir logis dan pemecahan masalah pada tahap pra-operasional, serta mendukung penerapan Kurikulum Merdeka yang berfokus pada pembelajaran berbasis proyek dan pengalaman nyata.
Membangun Kesadaran tentang Stunting pada Masyarakat Kampung Adat: Program Pencegahan Stunting Terpadu di Kampung Kuta Elan; Qonita; Edi Mulyana; Fauziah Huriyyah; Risbon Sianturi; Herman Syafri; Rifki Fauzi
Journal of Community Development Vol. 6 No. 3 (2026): April
Publisher : Indonesian Journal Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47134/comdev.v6i3.1450

Abstract

Pengabdian pada masyarakat ini bertujuan untuk mengimplementasikan model pencegahan stunting pada kelompok masyarakat adat Kampung Kuta, Jawa Barat. Metode yang digunakan adalah intervensi berbasis komunitas dengan prinsip partisipatif melalui program advokasi dan penyuluhan. Program dilaksanakan dengan pendekatan partisipatif yang melibatkan berbagai elemen masyarakat adat dalam empat tahap kegiatan: (1) analisis kondisi awal melalui wawancara) ((2) diskusi dan advokasi dengan ketua adat, perangkat desa, bidan, kader posyandu, dan orangtua) ((3) edukasi gizi, kesehatan ibu dan anak, serta pola makan berbasis potensi lokal) (dan (4) evaluasi melalui penyebaran angket kepada 11 orangtua. Hasil implementasi program menunjukkan adanya peningkatan kesadaran dan koordinasi di masyarakat adat Kampung Kuta terkait pencegahan stunting. Mayoritas ibu (90,9%) telah memahami tentang stunting, meskipun tingkat pendidikan formal rendah (72,7% berpendidikan SMP). Pola pengasuhan menunjukkan bahwa 72,7% ibu menggunakan pendekatan responsif dalam mengatasi anak yang sulit makan, sementara MPASI disiapkan sendiri dengan variasi gizi cukup. Program ini membuktikan bahwa pendekatan berbasis komunitas yang sensitif terhadap kearifan lokal efektif untuk pencegahan stunting di masyarakat adat.