Belajar merupakan hal yang wajib dilakukan oleh semua manusia, baik itu dalam bentuk Pendidikan formal maupun non formal. Di Indonesia terdapat wajib belajar 9 tahun, yang mana mewajibkan seluruh anak di Indonesia minimal menempuh Pendidikan dasar, menengah, dan atas. Dari hal ini diharapkan seluruh anak Indonesia mendapat hak belajar dan mempergunakan hak tersebut dengan sebaik-baiknya. Diantara permasalahan yang muncul dari anak ketika belajar di sekolah adalah keteraturan belajar mereka. Pada siswa kelas VIII E SMP Negeri 6 Madiun yang menjadi subjek penelitian, ditemukan beberapa masalah yang berkaitan dengan belajar. Penemuan masalah belajar ini peneliti temukan dari need assessment yang sebelumnya sudah diberikan kepada siswa kelas VIII E SMP Negeri 6 Madiun, yaitu observasi, wawancara, dan Daftar Cek Masalah (DCM). Dalam hal ini yang diangkat untuk diteliti adalah masalah keteraturan belajar siswa kelas VIII E SMP Negeri 6 Madiun. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas atau Classroom Action Research. Proses penelitian ini mulai dari pengumpulan data, analisis data, sampai menyimpulkan data yang diperoleh. Penelitian ini terdiri dari 2 siklus yang disetiap siklusnya terdapat 2 kali pertemuan. Indikator keberhasilan dalam penelitian ini adalah dengan melihat meningkatnya jumlah siswa dalam klasifikasi nilai A dan B sebesar 75%, dan menurunnya jumlah siswa dalam klasifikasi nilai C, D, dan E berdasarkan data hasil analisis angket.
Copyrights © 2024