Penggunaan teknologi Internet of Things (IoT) dalam bidang pertanian kini menjadi pendekatan inovatif untuk meningkatkan produktivitas tanaman secara langsung dan berkelanjutan. Artikel ini bertujuan untuk meninjau penerapan IoT dalam tiga aspek utama, yaitu panen cerdas (smart harvesting), prediksi hasil panen (yield prediction), dan pemanfaatan sensor visual (virtual sensor data), dengan merujuk pada berbagai studi terbaru. Tinjauan tersebut menunjukkan bahwa IoT mampu menggabungkan sensor suhu, kelembaban, dan citra tanaman dengan sistem pemprosesan data berbasis kecerdasan buatan, sehingga memungkinkan pemantauan dan pengambilan keputusan secara cepat dan tepat. Implementasi teknologi panen cerdas melalui robotika dan sistem penjadwalan otomatis terbukti meningkatkan efisiensi proses panen. Selain itu, penerapan algoritma machine learning seperti LSTM (Long Short-Term Memory) dalam estimasi hasil panen memberikan prediksi yang lebih akurat. Penggunaan sensor visual seperti kamera multispektral dan hiperspektral juga mendukung deteksi awal terhadap kondisi tanaman. Meskipun masih dihadapkan pada kendala seperti biaya tinggi, keterbatasan infrastruktur, dan keterampilan petani, pemanfaatan IoT menunjukkan potensi besar dalam mendukung pengembangan pertanian presisi yang efisien, responsif, dan berkelanjutan.
Copyrights © 2025